Tuesday, November 1, 2022

Masalah layar gelap yg banyak belum dipahami teknisi

Masalah layar gelap yg banyak belum dipahami teknisi, shg kami baca koment2nya banyak yg asal2an. Pertama teknisi yg belum paham masalah tegangan screen... Misalnya ngomong ; "screen sudah mentok, tapi layar tetap gelap"...ini menunjukkan bahwa teknisi tsb belum paham ttg teg screen...... Screen ada ukurannya, yaitu TEGANGAN... Ukurannya bukan masalah mentok atau tdk mentok. Dengan AVO-meter yg normal, layar Crt umumnya baru mulai nyala jika tegangan screen dibesarkan dan sudah mencapai 300v atau lebih besar......(catatan : memang ada sedikit yg mempunyai teg screen rendah, tapi jarang lagi ditemui) Jadi walaupun VR screen sudah mentok, kalau tegangan ternyata masih dibawah 300v tentu saja layar akan tetap gelap. Penyebab tegangan screen tdk bisa mencapai 300 – 500v antara lain. - Kapasitor filter screen rusak. - Fbt rusak (Vr-nya rusak atau sambungan ada yg putus didalam fbt) - Soket crt rusak (kaki screen bocor dg gnd) - Crt rusak (kaki screen bocor dgn gnd) – umumnya hal ini bisa diperbaiki dg cara ditembak pakai fokus. Koment2 lain yg nggak tepat adalah (jika teg heater dan screen normal). - “ Cek tegangan ABL”......tegangan ABL tdk membikin layar gelap....klo screen dibesarkan maka layar akan nyala blangking garis2, atau gambar tipis spt kurang kontras. - “Cek tegangan 180v”.......jika tegangan 180v tdk hadir justru akan menyebabkan layar nyala blanking garis2......walaupun screen dikecilkan sampai nol. - “Cek tegangan RGB out ic chroma”.......tidak ada tegangan RGB ic chroma akan menyebabkan layar nyala blangking garis2 jika tegangan sreen dibesarkan. - “Cek 8v ke pcb crt soket”....tdk ada 8v klo screen dibesarkan layar tetap akan nyala blangking garis2. Lalu apa yg menyebabkan layar tetap gelap, jika heater dan teg screen sudah normal. - Yg jelas tentu saja CRT rusak, emisi sudah habis. - Fbt rusak shg tdk menghasilkan tegangan tinggi pd kop anode (dibuang tdk ada muatan lagi). - Utk memastikan crt masih nyala atau gak....dpt dilakukan dgn cara menyambung langsung ke gnd kaki Katode sesaat saja dg cara ditutulkan, dilakukan secara gantian dg sepotong kabel pd kaki RGB. oleh: Sumarsono Budiharjo

Sunday, July 24, 2022

Panduan Radio BAOFENG UV-5R

Buat catatan pribadi aja nih soalnya punya radio UV-5RA yang menunya kayaknya sama semua, so biar mudah nyarinya bila lupa. Berikut beberapa menu yang ada pada radio HT Merk BAOFENG UV-5R : SQL (Squelch) : Mengatur tingkat sensitifikas penerimaan. 0-9 : makin tinggi angka, makin tinggi sensitifitas penerimaan. STEP (Frequency Step) : Mengatur langkah perubahan frekuensi saat menggunakan panah keatas/kebawah pada menu VFO. Pilihan : 2.5 / 5.0 / 6.25 / 10 / 12.5 / 25 KHz TXP (Transmit Power) : Mengatur Daya yang gunakan saat melakukan pembicaraan (transmit). Terdapat 2 pilihan : Low (1 Watt) atau High (5 Watt) SAVE (Battery Save) : Mengatur penggunaan daya batere. Pilihan : OFF/1/2/3/4. Semakin rendah angka, semakin kecil daya batere yang digunakan VOX (Voice Operating Transmission) : Mengatur tingkat sensitifitas saat melakukan transmit tanpa menekan tombol PTT. Semakin tinggi angka, semakin sensitif W/N (Wide/Narrow Band) : Mengatur modulasi pancaran. Semakin lebar kualitas audio semakin bagus, tetapi jangkauan semakin pendek. ABR (Display Illumination) : Mengatur tingkat penerangan pada tampilan LCD. Pilihan : OFF/1/2/3/4/5 TDR (Dual Watch/Dual Reception) : Mengatur frekuensi yang digunakan untuk standby. Untuk dual Standby: pilih "ON" BEEP (Keypad Beep) : Mengatur bunyi keypad saat ditekan. Pilihan : OFF/ON TOT (Time Out Transmission) : Mengatur pembatasan lama bicara saat menekan PTT. Pilihan : 15/30/45/60/…/585/600 detik. VOICE (Voice Prompt) : Mengatur penggunaan bahasa. Pilihan : English / Chinese / OFF ANI (Automatic Number Identification) : Hanya bisa dilakukan menggunakan sambungan ke computer menggunakan kabel data dan software yang sesuai. S-Code (Sinyal Code) : Mengatur grup memory di HT *Hanya bisa dilakukan di computer SC-REV (Scan Resume Method) : Mengatur proses scanning. Pilihan : TO/CO/SE TO (Time Operation) : Melakukan scan, beberapa saat kemudian melanjutkan scanning CO (Carrier Operation) : Melakukan scan, sampai sinyal tidak aktif akan melanjukan scan kembali SE (Search Operation) : Melakukan scan sampai terdeteksi adanya sinyal aktif. PTT-ID : Tekan atau lepas tombol PTT untuk transmit ke Signal Code PTT-LT : Menunda pengiriman sinyal code. Pilihah : 0, …, 30 detik MDF-A : Mengatur nama display pada display A. Pilihan : Freq/CH/Name *Pemberian nama hanya bisa dilakukan di computer MDF-B : Mengatur nama display pada display B. Pilihan : Freq/CH/Name *Pemberian nama hanya bisa dilakukan di computer BCL (Busy Channel Lockout) : Saat melakukan scanning, frekuensi akan berhenti pada saat mendapatkan sinyal penerimaan. AUTOLK (Auto Lock) : Mengatur penguncian tombol secara otomatis. Pilihan : ON/OFF SFT-D (Shift Direction) : Digunakan saat penggunaan frekuensi transmit dan receive yang berbeda. Biasanya digunakan untuk repeater. Selisih angka transmit dan receive apakah + (angka transmit diatas angka receive) atau – (angka transmit dibawah angka receive). Pilihan : OFF/+/- OFFSETT (Frequency Shift) : Hasil selisih angka transmit dan angka receive. Misal : receive 143.550, transmit 142.000. Maka selisihnya adalah 1.550. Angka ini dimasukkan pada setting offset. MEMCH (Memory Channel) : Angka yang menunjukkan dimana frekuensi disimpan. Pilihan : 001 - 127 DELCH (Delete Channel) : Angka yang menunjukkan frekuensi berapa yang akan dihapus. Pilihan : 001 – 127 WT-LED : Mengatur warna yang digunakan saat HT dalam posisi standby. Pilihan : OFF/Biru/Oranye/Ungu RX-LED (Receive Illumination Led) : Mengatur warna yang digunakan saat HT menerima sinyal. Pilihan : OFF/Biru/Oranye/Ungu TX-LED (Transmit Illumination Led) : Mengatur warna yang digunakan saat HT mengirim sinyal. Pilihan : OFF/Biru/Oranye/Ungu AL-MOD (Alarm Mode) : Mengatur fungsi alarm. Pilihan : SITE/TONE/CODE BAND (Band Selection) : Mengatur pemilihan frekuensi. Pilihan : VHF / UHF TX-AB (Transmit A or B Selection) : Mengatur posisi Band yang digunakan untuk melakukan pembicaraan. Pilihan : OFF/A/B Untuk Transmit di A saja: Masuk menu #34 TDR-AB, Pilih "A" ROGER (Tone end of transmission) : Mengatur bunyi yang keluar saat PTT dilepas. Pilihan : ON/OFF RESET (Restore to Default Setting) : Mengatur proses untuk mengembalikan HT ke setting awal. Pilihan : VFO / All *Proses reset akan menghapus semua memory dan settingan Source : http://masshamradio.com/?masshamradio=22&content=5990&artikel=8&i=PANDUAN%20MENU%20BAOFENG%20UV-5R ************************************************************************************** Setting Repeater Pada HT Baofeng UV-5R / UV-5RA Contoh untuk RX: 439.000 MHz dan TX: 437.000 MHz (UHF) TONE: 94.8 Hz Hidupkan transceiver. Tekan tombol Menu, lanjutkan dengan tekan tombol angka 7 (masuk ke Menu #7) ke Menu TDR: ON atau OFF. Tekan tombol Menu (tanda panah berpindah kebawah), tekan tombol panah keatas atau kebawah sehingga tampilan menunjukkan pilihan OFF. Hal ini dilakukan untuk mematikan fitur Dual Watch pada pesawat. Tekan tombol Menu untuk menyimpan perubahan. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu. Tekan tombol Menu, lanjutkan dengan tekan tombol angka 3 dan tombol angka 5 (masuk ke Menu #35) ke Menu STE: Repeater Tail Tone Elimination (menghilangkan transmisi akhir dengan tone dari repeater). Tekan tombol Menu (tanda panah berpindah kebawah), tekan tombol panah keatas atau kebawah sehingga tampilan menunjukkan pilihan OFF. Hal ini dilakukan untuk mematikan fitur Repeater Tail Tone Elimination pada pesawat. Tekan tombol Menu untuk menyimpan perubahan. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu. Tekan tombol V/M (VFO/Memory), tombol warna oranye untuk memilih Mode VFO. Setting TX Tone (Hz), tekan tombol Menu dikuti angka 1 dan 3 (Menu #13), setting T-CTCS (Tone untuk TX). Tekan tombol Menu untuk berpindah ke pilihan frekuensi Tone (Hz), pilih (dengan menekan tombol keatas atau kebawah). Pilih Tone dengan frekuensi 94.8 Hz (Frekuensi Tone disesuaikan dengan standard pada Repeater yang hendak digunakan). Tekan tombol Menu untuk Menyimpan perubahan. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu. Setting Repeater OFFSET (Geseran frekuensi TX dan RX mengikuti frekuensi TX dan RX repeater). Tekan tombol Menu diikuti angka 2 dan angka 6 (Menu #26) untuk masuk ke Menu OFFSET. Tekan tombol Menu untuk mengubah nilai OFFSET frekuensi yang akan digunakan. Dalam hal ini nilai 02.000 untuk 2 MHz. Tekan tombol Menu untuk menyimpan perubahan. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu. Setting Frekuensi SHIFT ( + atau –): tekan tombol Menu diikuti angka 2 dan angka 5 (Menu #25) SFT-D (SHIFT). Tekan tombol Menu untuk mengubah nilai SHIFT, pilih + atau – dengan menekan tombol panah keatas atau kebawah, dalam contoh ini digunakan nilai SHIFT – (minus). Tekan tombol Menu untuk menyimpan perubahan. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu. Perhatikan bahwa akan ada tanda minus (–) yang muncul pada bagian atas display. Masukan nilai frekuensi RX yang akan digunakan dari mode VFO. Dalam hal ini frekuensi 439.000 MHz Setting Nomor Kanal Memori, tekan tombol Menu diikuti angka 2 dan angka 7 (Menu #27). Tekan tombol Menu lagi untuk melakukan pemilihan nomor kanal memori yang akan digunakan untuk menyimpan keseluruhan settingan. Misalnya pilih kanal memori #18. Catatan: pastikan untuk memilih kanal memori yang akan digunakan ini masih kosong/belum terisi/terpakai. Jika masuk pada Menu #27, tekan tombol keatas atau kebawah sampai diperoleh tulisan MEM-CH dan baris dibawahnya hanya tertulis angka misal 018, artinya kanal memori ini masih kosong. Jika tedapat tulisan CH- didepan angka 018 (CH-018), maka memory #18 telah terpakai. Untuk dapat menggunakan kanal memori tersebut harus dilakukan penghapusan. Dalam petunjuk ini dibahas contoh penggunaan dengan kanal memori yang masih kosong saja. Simpan Frekuensi RX – setelah berada pada Menu #27 dan telah memilih kanal memori yang kosong. Tekan tombol Menu sekali lagi untuk menyimpan frekuensi RX yang hendak digunakan. Pada saat menekan tombol Menu akan terdengar suara pemberitahuan “Receiving Memory” dari speaker radio, dan terdapat tambahan tulisan CH- didepan angka 018 (CH-018), memori #18 telah terpakai. Sampai pada langkah ini frekuensi RX repeater telah disimpan pada kanal memori nomor 18. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu. Langkah yang berikut ini adalah langkah yang terpenting. Pastikan bahwa tetap berada di mode VFO dan frekuensi yang tampil pada display A (display frekwensi bagian atas) adalah frekuensi RX, dalam contoh ini 439.000 MHz. Tekan tombol *SCAN. Setelah menekan tombol ini, akan muncul tulisan huruf R dibagian atas layar dibelakang tanda –. (–R) dan tampilan frekuensi akan berubah menjadi 437.000 (MHz), minus 2.000 MHz dari 439.000 (MHz). Nilai frekuensi ini adalah frekuensi TX yang akan disimpan pada kanal memory #18. Catatan: jika tombol *SCAN ditekan dan terjadi proses scan maka perlu dilakukan pengnonaktifan fungsi dengan tulisan biru pada keypad. Tekan dan tahan tombol A/B (tombol warna biru) dan tekan tombol *SCAN. Jika tombol *SCAN ditekan lagi tidak akan melakukan scanning tetapi akan mengaktifkan menu Reverse (R). Tekan tombol Menu diikuti angka 2 dan angka 7 (Menu #27) MEM-CH (atau hanya tombol Menu saja, jika Menu terakhir yang digunakan adalah Menu #27: MEM-CH). Pastikan kanal memori CH-018 yang terpilih/tampil. Tekan tombol Menu untuk masuk ke setting Menu MEM-CH, pastikan CH-018 yang terpilih/tampil. Tekan tombol Menu sekali lagi untuk menyimpan frekuensi TX pada kanal memori #18. Pada saat tombol memori ditekan akan terdengar suara “Transmitting Memory” dari speaker radio. sampai disini frekuensi TX 437.000 (MHz) telah disimpan juga ke kanal memori nomor #18. Tekan tombol Exit untuk keluar dari Sistim Menu. Proses setting selesai. Untuk menggunakan settingan kanal nomor 18 yang telah dibuat. Tekan tombol V/M untuk berpindah ke mode Channel. Pilih kanal memori nomor 18 dan lakukan uji coba. Catatan, pastikan bahwa pada display di bagian atas terdapat tanda +-. Jika PTT ditekan untuk TX maka frekuensi yang digunakan akan otomatis berpindah ke 437.000 (MHz), sedangkan pada kondisi monitor / RX frekuensi yang digunakan adalah 439.000 (MHz). Juga pada saat TX akan muncul tulisan CT pada bagian kiri layar display. Ini menandakan bahwa Tone CTCS (94.8 Hz) digunakan pada saat TX untuk mengaktifkan fitur Tone Squelch yang digunakan oleh repeater. Source : https://kamboti.unpatti.ac.id/2016/12/21/setting-frekuensi-repeater-ht-baofeng-uv-5r/ (YB8XOB).

Sunday, June 5, 2022

FACTORY) SERVICE MODE TV POLYTRON

FACTORY) SERVICE MODE TV POLYTRON October 25, 2017 Cara masuk service mode tv polytron. Untuk masuk ke menu service mode, posisi tv harus dalam keadaan standby. Kemudian tekan tombol menu dan tahan sampai layar di tv nyala. Akan keluar password untuk di isi. Kemudian masukkan password di bawah ini. 1014 1206 1207 1208 1209 1013 Service Mode Polytron IC HBT-00-02G Untuk masuk ke menu service mode TV Polytron yang menggunakan IC tunggal HBT-00-02G. Caranya adalah matikan dulu tv pada posisi standby menggunakan remot, setelah stby tekan dan tahan tombol menu pada remote tunggu sampai nyala sendiri. Setelah itu masukan kode password di bawah ini: Password 1014 Akan muncul 3 menu option yang masing - masing option terdiri dari 8 bit kode, setiap 1 bit mewakili 1 perintah kode switch dan kadang kombinasi dari 2 bit. option 0 = 00000000 option 1 = 00000000 option 2 = 00000000 Arti dari masing - masing bit option Option 0 AV1 AV2 DVD SUBWOOFER BAZZOKE IC TONE STEREO S-VHS Option 1 DIGITEC\POLYTRON LOGO OFF\POLYTRON MENU OFF AVL ZOOM NICAM/A2/M/S DIVA SURROUND Catatan untuk bit 1 dan 2 adalah kombinasi untuk brand option : 00=polytron 01=digitec 11=tanpa merk (polos)10=polytron (kalau dulu merk OK) Option 2 SOUND SYTEM BG I DK M DIPE\DIGITAL INTELIGENT DIPE\PICTURE ENHANCE DIVA\DIGITAL INTELIGENT DIVA\VIDEO AMPLIFIER untuk bit 5,6,7,8 : 1100=DIPE digital inteligent picture enhance 1111=DIVA digital inteligent picture enhance Option 3 FM RADIO LANGUAGE MUSIC MODE FS METER OPTION OPTION OPTION OPTION Pasword 1206 SCNT 10 : (SUB CONTRAS) CNTX 127 : SUB CONTRAS MAX CNTC 64 : SUB CONTRAS CENTER CNTN 0 : SUB CONTRAS MIN CNTD 127 BRTX 42 : BRIGHT MAXIMUM BRTC 76 : BRIGHT CENTER BRTN 32 : BRIGHT MINIMUM COLX 80 : COLOR MAX COLC 58 : COLOR CENTER COLN 13 : COLOR MINIMUM COLP 58 COLD 61 TNTX 61 :TINT TNTC 66 :TINT TNTN 40 :TINT ST3 28 SV3 34 ST4 28 SV4 34 SVD 25 SHPX 29 SHPN 10 ASSH 6 ABCL 00000001 DCBS 00000111 OSDA 00000010 NOIS 00001111 NDCT 31 FLG 0 01000100 FLG 1 00000000 SVM 00010000 VBKL 00000000 VCD 0 00011010 VCD 1 00000001 VL 1 37 (sub volume minus) VL 50 95 (sub volume max) T COL 10001011 B COL 01110101 ST BG 2 ST I 2 ST DK 2 ST M 2 SSBG 00001110 SS I 00001110 SS DK 00001110 SS M 00000001 SYNC 10000010 HSFC 10000100 ALC 3 VOLCP 73 MUTT 55 TINTPAL 58 DMP 0 NCOMB ON Catatan X=MAXIMUM C= CENTER N=MINIMIM Password 1207 CTS 16 FS-SLV 92 FS-CTR 136 FS-BVL 1 FS-BVH 2 FS-BUH 8 FS-LOMIN 42 FS-HIMIN 6 FS-LOVL 100 FS-HIVL 14 FS-LOVH 100 FS-HIVH 36 FS-LOUH 58 FS-HIUH 71 STEP TV 40 SHP-PAR 75 SS 100 10101101 SS 80 10101000 SS 60 11011110 SS 40 01010100 SS 20 01001010 SS 0 01000000 F-LIM HI 56 F- LIM LO 30 ALGO 1 BOST H 69 BOST L 35 DIV 4 IF-MIN 76 IFMAX 116 RF-MAX 45 BOSTER 11000010 Service Mode Polytron IC HBT-00-04G Untuk masuk service mode tv Polytron menggunakan IC HBT-00-04G. Matikan tv lewat remot. Posisi standby, tekan dan tahan menu sampai hidup. Kemudian tekan kode dibawah ini. Menu 1013 H-SHIFT 13 V-CEN 24 V-AMPLI 42 R-CUT 32 G-CUT 31 B-CUT 46 G-DRIVE 55 B-DRIVE 65 V-LIN 16 S-COR 22 H-PARA 04 H-BOW 04 Menu 1014 AGC GAIN 30H 48 HI AGC 27H 39 LO AGC 26H 38 WB COL 32H 50 WB CON 64H 100 WB BRI 46H 70 Y-DELAY 07 BRTS 00H 00 V-BLK 08H 08 U-BLK 08H 08 V-SHIFT 00H-00 V-OSD 16H 22 H-OSD 23H 35 OPT LANG 00000001 01H OPTION 5 00000010 02H OPTION 4 00010000 10H OPTION3 00001100 0CH OPTION 2 00001001 09H OPTION 1 10010010 92H OPTIN 0 00000001 01H

SKEMA CAS HT simple... Murah

Modifikasi potensio spk aktif

Trik cek ic vertikal rusak atau gak

Trik cek ic vertikal rusak atau gak ......yg kaki2 sejenis 78040 secara pasif. Artinya tv kondisi mati. Cara ini sudah lama sy lakukan dan 95% dapat dipercaya. Pakai ohm meter posisi 1x, seperti halnya cek diode dg cara probe dibolak-balik.......satu arah jarum bergerak dan satu arah jarum tak bergerak (cuma klo disini jarum bergerak sedikit). Cek pin-5 dan 4 Cek pin-5 dan 6 Klo dibalik bergerak semua atau tdk bergerak semua...ic PASTI RUSAK.......... Untuk ic tipe lain sebenarnya sama saja, cuma nomor kakinya yg beda.......intinya kaki GND (Vcc minus) - OUTPUT - PUMP UP

cara sederhana mengatasi R517 YANG SELALU TERBAKAR. TV POLYTROM SLIM/FLAT

Mengganti FBT sharp alexander slim JF0501-32636 dengan JF0501-32601 modifikasi

Mengganti FBT sharp alexander slim JF0501-32636 dengan JF0501-32601 modifikasi Mengganti FBT sharp alexander slim JF0501-32636 dengan JF0501-32601 Mungkin diantara anda pernah menangani kerusakan sharp alexander yang rusak flybacknya yaitu FBT JF0501-32636, secara fisik dan susunan kaki flayback tersebut memang sangat mirip dengan jenis flyback JF0501-32601 bahkan memang bisa dibilang sama, namun ketika anda mencoba mengganti JF0501-32636 dengan JF0501-32601 maka hasilnya sangat mengejutkan, ada beberapa keanehan setelah mengganti flyback tersebut diantaranya: Gambar vertikal terlihat melipat bagian atas, seperti menunjukan kurangnya tegangan vertikal. OSD hilang timbul dan bergetar-getar tidak ka ruan. Gambar horizontal melebar dan tidak bisa di kontrol dari menu option. Kenapa hal itu bisa terjadi? Sebelum kita membahas cara atau solusi mengganti flyback JF0501-32636 dengan JF0501-32601, sebaiknya kita ketahui dulu data pin dari kedua FBT tersebut. Data PIN FBT JF0501-32636 1. Colector 2. B+ 125 Volt 3. Ground 4. 26 Volt 5. 16 Volt 6. AFC 16 Volt 7. 180 Volt 8. Ground 9. Heater 10. Abl Data PIN FBT JF0501-32601 1. Colector 2. B+ 130 Volt 3. Ground 4. 24 Volt 5. NC 12 Volt 6. AFC 12 Volt 7, 180 Volt 8. Ground 9. Heater 10. Abl PIN dihitung searah jarum jam,dilihat dari bagian bawahnya dan jeda kaki diposisi dibawah. Nah setelah melihat data pin lengkap dari kedua flyback tersebut, maka kita tidak akan merasa aneh kenapa setelah penggantian flyback JF0501-32636 dengan JF0501-32601 terjadi hal seperti yang saya sebutkan diatas, sekarang kita bahas tentang solusi nya. Solusi mengganti FBT JF0501-32636 dengan JF0501-32601 adalah sebagai berikut: Ganti SE 125 dengan SE 130 Tambahkan 4 lilitan untuk output 24 volt jalur vertikal atau naikkan sampai 26 volt, biasanya dengan mengganti SE 125 dengan SE 130 maka tegangan output vertikal akan naik, tapi beda FBT tentu ada sedikit beda hasil, ini tujuannya untuk menghilangkan cacat pada gambar vertikal Ganti R 6.8K ohm 2 watt pada kaki output AFC dengan R 1.5K ohm 2 watt, ini untuk menampilkan OSD menjadi normal. Tambahkan lilitan pada batang ferit untuk tegangan 12 volt/NC sekitar 5-6 lilitan agar tegangan outputnya naik menjadi 16 volt, ini tujuannya untuk mengecilkan gambar bagian horizontal. Setelah semua langkah anda lakukan dengan teliti maka tv sharp alexander garapan anda akan normal seperti menggunakan FBT JF0501-32636 atau flyback aslinya. Ini adalah hasil modifikasi,disini hanya untuk teknisi yang mengerti dan paham betul bukan asal asalan, karena hasilnya adalah tanggung jawab anda. Itulah SOLUSI mengganti FBT JF0501-32636 dengan JF0501-32601 semoga bermanfaat Bengkel Rusak Karanganyar

Cara Modif HBT 00-04G Pakai ic Tv Cina 8873

JUHAM ELEKTRONIK JS 1,28 rb subscriber Dipublikasikan tanggal 6 Okt 2020 Cara Modif hbt 00-04G pakai ic tv cina Toshiba HAY 8873 Cara Mengganti ic HBT 00-04 dengan ic tv cina 8873 pengalaman yang saya dapatkan ada 2 titik yg perlu modifikasi. 1) Gambar kurang turun kebawah (Solusi masuk servis mode ubah V-POS jika V-POS mentok gambar masih kurang turun maka perbesar nilai Resistor dibagian vertikal pin 1 dengan cara men Seri R10k dangan Trimpot #Lihat video.) 2) Suara tidak ada padahal volume sudah mentok. Karna ic 8873 ini mono sedangkan HBT 04 stereo maka (Solusi Cek input suara, jika di sentuh ada respon bunyi dut dut kemudian sambung kabel ke L atau R aut dari croma, salah satu L atau R aut pasti ada yg mengeluarkan suara, maka tinggal kita pindah Resistor#Lihat video. Usahakan 8873 Bekas ic tv w_com atau wansonic ganti beserta eprom nya. Jika ic eprom nya tidak ada maka Untuk mendapatakn Sofware yg saya gunakan silahkan

Friday, April 29, 2022

Cara Membuat SMPS Dari Gacun CT Untuk Power Amplifier Yang Stabil

SMPS (Switching Mode Power Supply), secara sederhana saya jelaskan dulu; adalah jenis power supply yang bekerja pada frekwensi tinggi, yang bekerja dengan sistem switching/pensaklaran menggunakan mosfet atau transistor sebagai saklar yang diatur pembangkit pulsa yang bernama PWM dengan frekwensi tertentu. Jika trafo biasa adalah 50Hz, maka SMPS khususnya dengan PWM powered by modul gacun standarnya adalah 22Khz. Apa kelebihan SMPS? yang jelas SMPS bobot jauh lebih ringan, dan lebih efektif alias lebih hemat daya listrik dan lebih stabil. Jadi sangat menarik jika dipakai untuk sebuah power amplifier. Sebelumnya Power supply switching ini sudah umum diketahui dipakai untuk perangkat watt kecil, dari mulai charger HP, PSU komputer, projector, DVD, televisi, hingga beberapa merk speaker aktif dsb. Atau perangkat yang butuh daya besar yaitu Mesin Las Listrik! Perlu diketahui bahwa las listrik inverter bisa mengeluarkan output hingga ratusan ampere, jadi sangat layak jika SMPS diaplikasikan untuk power amplifier sound system kelas balapan. Memang bisa? versi SMPS banyak berdasar topologi rangkaian yang berbeda, dan las listrik inverter adalah jenis SMPS yang memang cocok untuk menghasilkan output ampere yang besar yang biasanya jenis fullbridge atau half bridge; ada yang menggunakan mosfet atau IGBT. Disisi segala kelebihan dari SMPS yang sangat menarik diatas, walau bagaimanapun tetap saja ada kekurangannya. Apa itu? Tak lain adalah lebih rumit untuk dirakit terutama amatir(seperti saya) hehe.. Dari mulai trafo bahkan trafo inti ferit untuk SMPS semuanya perlu dibuat secara lebih teliti walaupun jumlah lilitan jauh lebih sedikit daripada jumlah lilitan pada trafo inti besi. Dalam urusan menghitung lilitan untuk trafo SMPS disini cukup banyak yang harus dipertimbangkan. Hal ini termasuk berapa frekwensi pembangkit pulsa dari PWM, dan berapa ukuran lilitan trafo, diameter kawat lilitan, luas penampang kawat, luas inti ferit atau keren, berapa ampere yang dibutuhkan semuanya itu dihitung supaya SMPS optimal seperti seharusnya setidaknya hasilnya mendekati teorinya. SMPS juga harus stabil atau tidak mudah ngedrop saat diberi beban dengan tertentu. Sebenarnya tak terlalu sulit cuma butuh ketelitian tinggi. Apa akibatnya jika SMPS dibuat secara ngasal? Ketika frekwensi PWM tidak tepat sesuai rumus dengan trafo intiferitnya termasuk gulungan dan diameter, dll maka harapan untuk mendapat PSU yang irit dan stabil susah bisa menjadi kenyataan. Yang ada malah SMPS meledak …hehehe.. serius. Paling tidak SMPS yang dibuat secara ngasal hasilnya bisa tidak seperti yang diharapkan, misalnya membuat audio nois,humming, ngosos atau ampere kecil yang ngedrop habis saat diberi beban power amplifier. Sejatinya memang semua yang menyangkut listrik tak boleh ngasal, ada hitungannya semua hanya saja power supply SMPS jelas jauh lebih rumit jika dibuat dengan benar. Bahkan menyambung kabel saja ada tekniknya 😀 LHA TERUS BIKIN SMPS PAKAI GACUN APA ITU TIDAK NGAWUR, kan harusnya untuk pengganti PWM regulator TV? Ya tidak juga dong, itu namanya kreatif malahan sih dan cukup mengiritkan. Gacun itu dibuat pabrik dan sudah dikasih spesifikasi teknisnya juga seperti apa nanti dalam penggunaannya. Gacun dijelaskan memiliki frekwensi standar 22Khz, jadi trafonya nanti harus disesuaikan dengan gacun tersebut. Jadi yang paling menentukan hasil dari SMPS gacun ini nanti adalah Bagaimana kita dalam melilit/membuat trafonya, memilih inti feritnya / koker yang dipakai. Tapi tenang jangan grogi dulu, disini kita sama-sama belajar, dan ada baiknya kita coba dulu baru nanti bisa tahu ceritanya seperti apa. Saya tidak akan menerangkan teknis yang teknis beneran karena saya sendiri juga orangnya tak terlalu teknis, kita buat saja seperti apa yang telah dilakukan oleh nenek moyang kita para perakit SMPS Gacun pertama. Yang penting ikut saja apa kata mereka, nanti kalau ingin lebih dalam soal PSU yang satu ini, silakan lebih dalam mendalami teknisnya yang benar. Pada level selanjutnya, kita akan melangkah ke versi SMPS yang lebih kompleks dan advanced. SMPS gacun adalah versi sederhana, tapi bukan berarti kurang bagus. Versi SMPS yang lebih tinggi lebih kepada stabilitas yang lebih baik dan ampere yang bisa lebih besar lagi. Apa saja versi SMPS? ada beberapa namun yang paling umum adalah Flyback Converter SMPS, Half Bridge SMPS(HB-SMPS), dan Full-Bridge SMPS( FB-SMPS) Panduan Lengkap Pemula SMPS Gacun Untuk Audio Power Amplifier Stabil Ada banyak desain rangkaian PSU SMPS dari gacun, tapi pada intinya sama saja. KUNCINYA tergantung gimana saat bikin trafonya maka hasilnya semua akan bagus dan baik-baik saja. Yang membedakan, dari sekian banyak skema ada yang menggunakan feedback atau tidak. Begini, Gacun itu memiliki 3 buah kabel penghubung, Merah, Hitam dan Biru. Yang menggunakan feedback cirinya memakai kabel biru, dan yang tidak tidak memakai kabel biru. Apa tujuan feedback? feedback berfungsi untuk menyetabilkan tegangan keluaran SMPS supaya tidak drop ketika beban puncak pada amplifier. Dan skema yang di bawah ini menggunakan feedback alias kabel biru dari gacun dipakai juga, tapi dengan cara yang simpel tapi hasilnya wow juga .. Skema SMPS GACUN CT Untuk Power Amplifier
NILAI RESISTOR(Jika susah baca kode warnanya) R1 = 2K2 R2 = 1K R3 = 1K5 R4 = 15K R5 = 1K R6, R7 = 470 Ohm R8 = 68 Ohm VR1 = 50K KETERANGAN : C5, C4 dan C8 adalah capasitor tegangan tinggi 400V, dioda D3-D4 adalah dioda tegangan tinggi 300V. C9 adalah capasitor 1n 1 atau 2KV, ini penting sebagai penghubung ground tegangan tinggi dan rendah supaya tegangan bersih dan tidak nois pada audio. C2 dan C3 jangan lebih dari 2200uf, sebab membebani gacun pada saat start jika terlalu besar(inilah bedanya dengan trafo biasa) . Voltasenya saja pilih yang besar yaitu 100V atau tipsnya pakai saja elco 2200uf/100V. Sebagian besar komponen diatas bisa dicari di sebagian besar mainboard TV tabung , seperti induktor EMI filter, NTC, Kapasitor tegangan tinggi, Dioda tegangan tinggi(D3-D6), ultrafast dioda(D1,D2), PC817 optocoupler, dan trafo inti ferit(lilitan harus diganti jika untuk power supply Power amplifier OCL tegangan CT) Khusus R6, R7 adalah sebagai beban tujuannya untuk meredam tegangan semu yang bisa mencapai 100V saat di-onkan. Resistor yang dapat dipakai 2K2 – 4K7 sebesar 2watt supaya tidak terbakar. Hanya tips di skema tidak ada, yaitu tambahkan LED dengan di seri resistor 600 ohm ke tegangan ouput + sebagai tanda saat pengujian pertama. Cara Setel Dan Cara Kerja Stabilisator IC 1 TL431 adalah IC yang berkaki 3 yang berfungsi sebagai driver yang mengatur kerja optocoupler yang nanti bisa disesuaikan/disetel melalui trimpot 50k untuk mendapat tegangan stabil yang diinginkan. IC TL431 biasanya ada di bekas Power supply DVD kalau tidak menemukan di toko. Cara kerja rangkaian stabilisator kurang lebihnya yaitu ketika tegangan melewati rangkaian stabilisator tersebut (jika tegangan mencapai yang disetel) maka akan membuat dioda foto (pada pin 1&2) yang ada dalam optocopuler menyala sehingga memicu transistor pada optocoupler(pin 3&4) sehingga kabel biru terhubung ke negatif dan menyebabkan Mosfet menghentikan switching. Jika tegangan tadi menurun dibawah tegangan yang disetel, maka Mosfet akan melakukan switching lagi. PENTING! CARA PENYETELAN FEEDBACK untuk STABILISATOR: Trimpot pada GACUN sebaiknya dikecilkan dulu sebelum SMPS diuji pertamakali!. Putar trimpot gacun kearah kiri hingga 1/4 atau mentok kekiri kalau perlu. Tujuannya supaya kalau ada kesalahan tidak meledak. Untuk menyetel tegangan supaya tidak ngedrop yaitu pertama hidupkan SMPS(kabel biru jangan dihubungkan optocoupler dulu), ukur tegangannya berapa. Jika yang diinginkan adalah tegangan 30V misalnya maka putar VR yang ada pada gacun naikkan menjadi 33V. Jika sudah diketahui bahwa tegangan ouput adalah 33V, kemudian sambung kabel biru gacun ke pin no 4 Optocoupler – kemudian setel VR pada stabilisator ke tegangan 30V sesuai yang diinginkan awalnya. Dengan demikian ibaratnya gacun menyimpan cadangan Voltage sebesar 3 volt jadi tidak ngedrop ketika beban meningkat yang menurunkan tegangan sebesar 3V. Aturan Melilit Trafo Inti Ferit SMPS Gacun Yang pertama yang perlu perhatikan adalah : 1. “Polaritas” Lilitan Trafo Kegagalan pemula (saya sudah mengalami saat pertama kali merakit) adalah tidak menandai awal lilitan saat menggulung email pada koker trafo sehingga polaritas terbalik. Akibatnya SMPS tidak menghasilkan arus yang normal, ngosos pada power amplifier, mosfet panas dan dioda penyearah ultrafast putus dan GAGAL!. Maka hal ini jangan terjadi pada pembaca sekalian 😀 Saat mengawali melilit kumparan untuk trafo SMPS Gacun ini khususnya, tandai sebagai kaki nomor 1 baik Lilitan primer(Np) maupun Lilitan Skunder(Ns) – nanti ini yang ditandai dalam skema dengan kaki no 1,2,3. Hal ini karena kumparan untuk trafo inti ferit ini memiliki “polaritas”, jadi tidak boleh terbalik ya? Jadi kaki trafo no 1 adalah awal dari lilitan, yang nanti terhubung dengan kabel MERAH Gacun(lihat skema). Untuk Lilitan Skunder(Ns) juga sama, yang ditandai dengan no 1 adalah awal lilitan skunder dan nanti harus dihubungkan dengan keluaran tegangan positif(lihat skema). Tidak boleh tidak dan harus benar sebab kalau tidak entahlah apa yang akan terjadi….:D yang jelas hasilnya tidak bagus bahkan rusak komponen gacun karena PANAS. JADI TRAF INTI FERIT MEMILIKI POLARITAS, JANGAN TERBURU-BURU SAAT MELILIT TRAFO. TANDAI KAKI 1 SEBAGAI AWAL LILITAN. PADA KUMPARAN PIMER(Np) PIN TRAFO AWAL LILITAN AWAL(no 1) TERHUBUNG DENGAN GACUN KABEL MERAH, DAN LILITAN AKHIR Np (dalam skema) adalah PIN no 3 trafo – yang pin 2 adalah penghubung tidak perlu disambung.
2. Arah Lilitan Arah lilitan sebaiknya diputar searah jarum jam supaya tidak bingung. Apakah ini harus? Tidak, boleh saja berlawanan dengan arah jarum jam, asalkan semua lilitan baik primer dan skunder juga sama arah putarannya. Sebaiknya gunakan searah jarum jam, untuk memudahkan saja sesuai dengan yang umum dilakukan orang. 3. Jumlah Lilitan, Diameter Kawat, Diameter Koker Sebenarnya ada rumus yang rumit untuk menghitung semuanya soal melilit trafo inti ferit, dan ini tidak sederhana. Intinya kita perlu mengetahui berapa jumlah lilitan primer berdasarkan ukuran inti ferit ukuran kawat dst untuk menemukan nilai lilitan 500uh. Ini dihitung berdasarkan frekwensi PWM yang dipakai dalam hal ini gacun. Jika kamu ingin menemukan nilai yang benar, boleh saja cari referensi lain gimana cara membuat lilitan yang sesuai dengan GACUN 22Khz. Dalam artikel ini saya hanya menyampaikan langsung seperti yang sudah dilakukan teman teman dan dengan pemahaman yang sederhana saja supaya tidak terlihat mengerikan. Pertama siapkan trafo inti ferit, bekas TV 21″karena agak besar daripada bekas trafo TV12″. Bongkar trafo tersebut, caranya rebus dengan air panas sampai copot mretheli semua trafo feritnya. Lalu lepaskan lilitan emailnya semua hingga yang tertinggal adalah koker dan inti ferit yang kita perlukan disini. Diameter kawat Ø1mm untuk mendapatan arus 5A. Untuk kawat gulungan primerbisa pakai kawat Ø 1mm. Diameter kawat juga menentukan ampere tapi jika terlalu besar tapi tidak seimbang ya hasilnya tidak sesuai. Oke , siapkan saja kawat primer dengan Ø 1mm dengan ukuran ferit sebesar punya TV21″. Atau kawat Ø 0.5mm sebanyak 4 buah yang dirangkap malah lebih bagus, melilitnya juga lebih mudah. PENTING: Taruh kata misalnya jika menggunakan koker bekas TV 21″ kawat 0,8 maka tegangan skunder per-lilit adalah 2 volt, maka jika menginginkan tegangan keluaran adalah 30V maka jumlah lilitan adalah 15 lilit-CT- 15 lilit jumlahnya jangan kurang atau lebih. Dan nanti trimer pada gacun diputar disesuaikan menjadi 30V juga jangan lebih. Misalnya jumlah lilitan adalah 15 lilit tetapi trimpot gacun dipaksa untuk tegangan keluaran 40V itu bisa saja tetapi akan panas karena dipaksa. Cara Menggulung Lilitan Primer Dan Skunder 1. Menggulung Lilitan Primer (Np) DISINI TIDAK PAKAI MENGHITUNG BERAPA JUMLAH LILITAN, pokoknya gulung saja lilitan primer (Np) dari bawah searah jarum jam mentok hingga atas, kemudian gulung lagi kebawah hingga mentok dan sambung ujungnya pada pin koker. Lihat gambar cara menggulung lilitan primer :
INGAT POLARITAS JANGAN KEBALIK NANTI, Melilit DIAWALI DARI NOMOR 1 PIN KOKER Setelah melakukan langkah pada gambar diatas, kemudian tutup gulungan primer lapisan 1 yang sudah jadi dengan ISOLASI TAHAN PANAS sebanyak 4 putaran. 2. Menggulung Lilitan Skunder (Ns)
KETERANGAN GAMBAR : Diamater kawat sama dengan skunder yaitu 1mm atau 0.5×4 dirangkap. Sebenarnya ada rumus untuk menghitung tegangan skunder vs jumlah lilitan yang berdasarkan jumlah lilitan primer, tapi dalam praktek selalu mendekati yaitu setiap 1 lilit skunder hasilnya sama dengan 2Volt atau mendekati(Koker bekas TV21″). Jadi jika ingin membuat tegangan 30V maka perlu melilit email untuk skunder sebanyak 15 Lilit. Jadi misalnya ingin tegangan 40V, ya lilitan skunder ditambah menjadi 35Lilit. Intinya nanti jangan menambah tegangan diatas 40V dengan cara memutar trimer pada GACUN padahal jumnlha lilitan cuma 30 Lilit, bisa panas. Semakin besar diamter kawat semakin besar ampere, semakin banyak kawat semakin tambah tegangan tapi yang harus diperhatikan juga adalah apakah KOKER muat atau tidak? Untuk menggulung kawat lilitan skunder mode tegangan 30VCT, maka 15 lilit kali 2 lilit menjadi 30 lilit yang diambil tengahnya ke pin koker tengah sebagai CT. Biar gampang dan hasil tegangannya sama cara baiknya adalah 2 kawat digulung bersama-sama. Dan supaya tidak salah polaritasnya, maka ujung kawat yang satunya disolder saja dulu pada PIN 1 KOKER (juga tandai ujungnya bisa dengan cara ditekuk sedikit). Kemudian ujung kawat yang satunya lagi jangan disolder biarkan saja dulu. Mulai menggulung sebagai awal gulungan skunder hingga 15 lilit. Jika gulungan sampai mentok atas masih belum memperoleh 15 lilit, maka gulung terus kearah bawah sampai dapat 15 lilit seperti yang diinginkan. Ketika sudah selesai menggulung, sekarang ujung yang ditandai ditekuk sebelumnya ( yang terhubung dengan PIN 1 KOKER) disolder di pin tengah koker sebagai CT. Sementara ujung kawat yang satunya pada awal gulungan tadi yang tidak disolder digabung juga diloder ditengah PIN KOKER bersama ujung kawat yang ditekuk tadi. Dan ujung kawat yang dari arah atas yang tersisa tadi disolder ke PIN 3 KOKER. (LIHAT GAMBAR DIATAS YANG DIBEDAKAN DENGAN WARNA BIRU DAN ORANYE) 3. Menggulung Lilitan Primer Lapis 2 Penutup Jika membuat lilitan skunder diatas sudah selesai, maka sekarang tinggal terakhir yaitu menggulung lilitan primer lapis 2 penutup atau lilitan yang terakhir. KETERANGAN GAMBAR : Diamater kawat sama dengan skunder yaitu 1mm atau 0.5×4 dirangkap. Sebenarnya ada rumus untuk menghitung tegangan skunder vs jumlah lilitan yang berdasarkan jumlah lilitan primer, tapi dalam praktek selalu mendekati yaitu setiap 1 lilit skunder hasilnya sama dengan 2Volt atau mendekati(Koker bekas TV21″). Jadi jika ingin membuat tegangan 30V maka perlu melilit email untuk skunder sebanyak 15 Lilit. Jadi misalnya ingin tegangan 40V, ya lilitan skunder ditambah menjadi 35Lilit. Intinya nanti jangan menambah tegangan diatas 40V dengan cara memutar trimer pada GACUN padahal jumnlha lilitan cuma 30 Lilit, bisa panas. Semakin besar diamter kawat semakin besar ampere, semakin banyak kawat semakin tambah tegangan tapi yang harus diperhatikan juga adalah apakah KOKER muat atau tidak? Untuk menggulung kawat lilitan skunder mode tegangan 30VCT, maka 15 lilit kali 2 lilit menjadi 30 lilit yang diambil tengahnya ke pin koker tengah sebagai CT. Biar gampang dan hasil tegangannya sama cara baiknya adalah 2 kawat digulung bersama-sama. Dan supaya tidak salah polaritasnya, maka ujung kawat yang satunya disolder saja dulu pada PIN 1 KOKER (juga tandai ujungnya bisa dengan cara ditekuk sedikit). Kemudian ujung kawat yang satunya lagi jangan disolder biarkan saja dulu. Mulai menggulung sebagai awal gulungan skunder hingga 15 lilit. Jika gulungan sampai mentok atas masih belum memperoleh 15 lilit, maka gulung terus kearah bawah sampai dapat 15 lilit seperti yang diinginkan. Ketika sudah selesai menggulung, sekarang ujung yang ditandai ditekuk sebelumnya ( yang terhubung dengan PIN 1 KOKER) disolder di pin tengah koker sebagai CT. Sementara ujung kawat yang satunya pada awal gulungan tadi yang tidak disolder digabung juga diloder ditengah PIN KOKER bersama ujung kawat yang ditekuk tadi. Dan ujung kawat yang dari arah atas yang tersisa tadi disolder ke PIN 3 KOKER. (LIHAT GAMBAR DIATAS YANG DIBEDAKAN DENGAN WARNA BIRU DAN ORANYE) 3. Menggulung Lilitan Primer Lapis 2 Penutup Jika membuat lilitan skunder diatas sudah selesai, maka sekarang tinggal terakhir yaitu menggulung lilitan primer lapis 2 penutup atau lilitan yang terakhir.
KETERANGAN GAMBAR : Gulung lilitan primer lapis 2 sama saja dengan cara gulung pada lilitan primer lapis 1, dan untuk AWAL GULUNGAN UNTUK LAPIS 2 PRIMER DIMULAI DARI PIN 2. Hanya saja pada lilitan primer lapis 2 penutup ini diawali dari PIN KOKER no 2 keatas searah jarum jam sampai mentok lalu melanjutkan menggulung kearah kebawah sampai mentok dan ujung terakhir disolder ke PIN 3 KOKER. Sebenarnya pin 2 ini nanti tidak dipakai didalam rangkaian SMPS gacun diatas, hanya sebagai jembatan/penghubung saja. Jika sudah selesai, tutup dengan solasi tahan panas 4 putaran, dan inti ferit dimasukkan ujung bawah dan atas sebagai tanda trafo sudah selesai dililit dan siap digunakan. Solasi tepinya memutar supaya ferit tidak lepas, juga dililit dengan solasi tahan panas biar kuat. Sebenarnya bisa menambahkan tegangan ekstra, dengan kawat yang lebih kecil sebagai gulungan skunder ekstra misalnya email Ø0.5 untuk catudaya tambahan dengan ampere lebih kecil. Ini dililit sebelum lilitan skunder utama(CT) , atau sesudahnya juga bisa saja. Email Tunggal Yang Besar, Atau Kecil Banyak Yang Dirangkap? Sebenarnya lebih bagus kawat email kecil yang dirangkap daripada kawat tunggal tapi besar. Hal ini karena katanya ada efek kulit, jadi meskipun kawat besar arus cuma mengalir dikulit atau luar kawat saja. Kelebihan lain kawat kecil yang dirangkap adalah lebih mudah saat menggulungnya ke koker karena lebih lentur. Kawat 1 mm, bisa diganti kawat 0.5mm yang dirangkap 4. Tapi sebenarnya ini ada tabelnya, menghitung kawat rangkap juga ada caranya tapi saya kira nanti saja dipelajari setelah sukses merakit SMPS pertamakali. Ingat sekali lagi, semakin besar kawat koker / inti ferit bisa tidak muat; ini saja yang harus diperhatikan untuk saat ini, jangan tentang rumus dulu nanti puyeng :D. Mencoba SMPS GACUN Untuk Drive Power AUDIO Gunakan power atau driver amplifier power OCL 150W atau SOCL 4 final juga boleh. Dioda ultrafast gunakan yang amperenya besar sekitar 10A keatas. Pastikan tegangan keluaran SMPS sudah terukur/diketahui dan harus sesuai dengan arus yang disarankan untuk driver. Uji volume power sampai setengah-sampai penuh secara perlahan, berikan bass dan treble yang cukup seperti biasanya. Jika mosfet pada gacun panas sampai nylekit pada pendingin, artinya itu sudah kemampuan maksimal dari SMPS. Jika ingin menambah kemampuannya, tambahkan 1 mosfet gacun dipararel dan dioda ultrafast kalau panas juga, ganti dengan ampere yang lebih besar. Cara Menambah Watt SMPS Gacun? Pada intinya watt SMPS ini tergantung GACUN dan TRAFO ferit yang dipakai. Ada gacun untuk TV 14-29 inch dst. Semakin besar Gacun sesuai INCH TV maka semakin besar wattnya. Tetap jika ingin menambah watt SMPS, jangan beli gacun baru jika ingin upgrade tapi ganti MOSFET gacun dengan tipe yang ampernya lebih besar atau dipararel. Semakin bagus kualitas inti ferit, semakin besar kawat email maka semakin besar wattnya. Jadi jika ingin upgrade, selain mengganti/pararel mosfet juga mengganti trafo inti feritnya dengan yang lebih besar. Untuk rangkaian diatas jika ingin watt besar, maka elco 100uf 400v bisa ditambah lebih banyak misalnya menjadi 4 buah dipararel. Sekringnya juga diperbesar, dioda bridge diperbesar juga. Dioda ouput yaitu dioda ultrafast juga perlu diganti dengan yang amperenya lebih besar atau bisa juga dipararel. PENTING! jika ingin menambah watt SMPS GACUN, resistor pada gacun yaitu 0,22 Ω /2W perlu diganti yang R 0,22 Ω /5 watt. Hal ini karena gacun didesain ampere yang setara regulator TV pada umumnya hanya sesuai dengan INCh TV tersebut. Penutup Demikian cara membuat SMPS dari Gacun dilengkapi stabilisator dengan memanfaatkan kabel biru yang ada, supaya lebih stabil dan aman. Mudah-mudahan bisa mudah dipahami, soalnya cukup susah juga menjelaskannya agar teman-teman bisa mudah dipahami semua termasuk pemula sekalipun di SMPS. Ingat! membuat trafo SMPS sebenarnya full teori rumus untuk mengetahui berapa arus, voltage hingga berapa wattnya yang sesuai dengan PWM; disini hanya sederhananya saja mungkin saja ampere dan voltage kurang akurat. Hanya sebagai pembelajaran untuk bisa langsung praktek, dan sambil terus praktek dan mencari referensi teori yang benar tentang SMPS. Asalkan hasilnya nanti sudah cukup baik saat mendorong sebuah power amplifer OCL 150W, tanpa nois, tanpa ngedrop yang berarti, mosfet tidak panas, tidak keluar suara mendecit, dan tahan dalam waktu lama maka bisa dianggap proyek SMPS gacun kamu yang pertamakali ini dinyatakan BERHASIL! Jika misalnya ada problem, maka saya pastikan bukan karena rangkaian diatas salah karena saya sudah uji dan hasilnya baik. Karena paling kritis dan sangat penting dari praktek SMPS GACUN ini adalah trafo, karena gacun sudah diketahui berapa frekwensi standarnya yaitu 22Khz. Juga jangan tanya watt dan amperenya berapa karena untuk menghitung itu sulit, melainkan harus test beban dan ukur secara riil jika SMPS sudah berhasil dirakit. Pada hasil rangkaian diatas, asalkan tidak dengung di amplifier, tidak ngedrop saat hentakan beban, tidak overheat Mosfetnya, dan tidak meledak elconya itu sudah sangat bagus sekali sebagai awal merakit SMPS. Berdasarkan Kisah Nyata Jika Kamu merakit SMPS GACUN dengan koker trafo ferit bekas TV21″ dan gacun 21″ tanpa tambahan mosfet, seperti yang sudah saya coba mampu mengangkat power OCL 4 set tr final sanken dengan suara bagus, daya bagus dan mosfet gacun tidak terlalu panas. JIKA POLARITAS TRAFO TERBALIK, BIASANYA DIODA ULTRAFAST LANGSUNG SHORT LALU MOSFET OVERHEAT KARENA ARUS KOLSET BAHKAN TERBAKAR JIKA ARUS LEBIH BESAR DARI KAPASITAS ARUS MOSFET. Kuncinya pada menggulung trafo ferit, jangan terbalik polaritasnya dijamin pasti bagus. Untuk praktik awal tinggal nurut saja seperti turorial diatas, jika sudah sukses baru silakan mencoba menggulung trafo menggunakan metode hitung yang benar. Luas /besar kecilnya inti ferit, besaran kawat email dan jumlah lilitan semua mempengaruhi arus dan tegangan. Untuk lebih lanjut silahkan pelajari teori dan rumusnya dalam menghitung TRAFO INTI FERIT dengan referensi yang teruji. Terimakasiiiih ….. :))

Tuesday, March 8, 2022

Cara cek emisi RGB secara sedehana

Cara cek emisi RGB secara sedehana Cara sederhana yg kami lakukan utk cek Emisi RGB CRT apakah masih bagus dan masih balance.
Sediakan tranfo adaptor minimal 2 Ampere tanpa CT, sebab kalau pakai CT nanti akan drops terlalu banyak. Sediakan CRT soket kosongan sesuai CRT yg akan diperiksa. Beri sambungan kabel antara kaki HEATER CRT soket ke tranfo dengan kabel panjang sekitar 30-40cm. Pasang CRT soket kosongan tersebut ke CRT yg akan di cek, agar Heater saja yang menyala. Ambil Ohm-meter posisi 100x Tempelkan probe hitam ke G1. Tempelkan proble merah ke katode RGB secara bergantian……… Cobakan dulu pada CRT yang masih bagus……amati seberapa banyak masing2 jarum menyimpang….ini sebagai REFERENSI pembanding. SIAP UTK COBA CEK CRT LAIN….. Kalau CRT masih balance, maka simpangan jarum harus rata2 hamper sama. Kalau ada salah satu yang simpangan jarum kecil, berarti Katode emisi sudah lemah. oleh marsono

Monday, February 28, 2022

RUMUS tegangan kaki2 ic Vertikal

RUMUS tegangan kaki2 ic Vertikal Otak2 bagian vertikal jenis ic kaki semacam 78040/TDA8172/STV9302?AN1521 .....dalam artian jika IC tdk rusak, maka selalu ingat RUMUS ini Sistem Vcc tunggal tegangan Output pin-5 = 1/2 Vcc, Pakai elko kopel ke Gnd 1000/2200u Tegangan pin-1 dan pin-7 harus sama. Klo tegangan Output ngaco penyebabnya adalah karena tegangan pin-1 dan pin-7 tdk sama (normal sama) dan menimbukan gejala layar satu garis. Sistem Vcc simetri +/- tegangan Output pin-5 = Nol, Tanpa elko 1000/2200u. Tegangan pin-1 dan pin-7 harus sama. Klo tegangan Output ngaco penyebabnya adalah karena tegangan pin-1 dan pin-7 tdk sama (normal sama) dan bisa menimbulkan gejala layar blank pelangi. Klo chroma pakai ic buatan Japan spt tipe LV, LA (SANYO), atau TA, TMPA (Toshiba) Tegangan pin-1/7 adalah sekitar 2.5 - 3v. Pin-1 dapat tegangan dari dua arah. Dari ic chroma dan dari sirkit umpan balik resistor2 dari defyoke. Pin-7 dapat tegangan dari sirkit pembagi tegangan R dari Vcc 5v. Klo chroma pakai ic buatan Philis tipe TA Tegangan pin-1/7 adalah sekitar 0.7v. Keduanya tegangan berasal dari ic chroma. Lain2 : Tegangan pin-6 hampir sama pin-2....klo pin-6 drops artinya diode pump-up rusak (walau di cek pakai ohm mungkin bagus). Kaki2 ic vertikal karena cukup panas shg mudah memauai, dan mengkerut jika dingin, maka hal ini menyebabkan resiko solderan retak. Sebaiknya selalu lakukan resolder. Kerusakan IC vertikal bisa di cek pakai ohm meter pd kondisi mati tanpa dilepas. Cek antara (pin-5 dg pin-4) dan antara (pin-5 dg pin-7) dibolak-balik harus spt halnya cek sebuah diode.

Sunday, February 27, 2022

memperbaiki tv Sharp protek.

pertama langkah yang harus kita lakukan adalah dengan mengukur tegangan sesaat sebelum tv protek. langkah langkah tersebut adalah sebagai berikut: 1.ukur tegangan elko 33uf/250v terukur 184.9v artinya tegangan normal 2. kaki ABL flyback terukur 4.7v juga normal 3. pada katode D203 33v arah ke tuner terukur 32v juga normal. 4. pada katode D1008 5v/out IC 050RDA1 terukur 4.9v normal 5.B 5v terukur 4.9v normal. 6.katode D1002 AC detektor 14.7v normal. 7.katode D602 terukur 12.2v normal. 8.katode D608 ABL 4.7v normal. 9.katoda D605 terukur 4.7v normal. dari data tegangan di atas apabila ada perubahan tegangan berarti itulah penyebab terjadinya protek untuk lebih mudah menganalisa penyebab protek adalah dengan mengukur tegangan sesaat dikaki Q603 terukur normal adalah 4.7v jika tegangan dibawah itu dipastikan protek. adapun cara lain yg pernah kita lakukan untuk mengetahui penyebab protek adalah 1.mengukur tegangan B+ 185v apabila tegangan B+ 185v hilang kita cek R puse ke diode B+ atau bisa juga disebabkan elko …..250v kering. 2.B+33v tegangan tuner drop karena B+185v drop/karena diode ziner 33v short ( konslet). 3 .tegangan 5v dari IC 050RDA1 drop/tidak ada juga dapat menjadi penyebab protek. 4.hilangnya tegangan 14v out skonder regulator AC matic karena keringnya elko 47uf /50v juga protek. 5.dropnya regangan ABL dibawah 4.7v karena salah satu Resistor dibagian ABL ada yg berubah nilainya. 6.dropnya tegangan pin 3 IC vertikal LA78040 atau sejenisnya normalnya adalah 2v. 7.IC vertikal rusak/short juga protek. 8.yoke horisontal short/terbakar juga bisa protek. 9.FBT setengah short juga protek. 10.jika out tegangan 8v dari kaki emitor Q752/D468 dibawah 8v maka tv tidak mau start,dan jika tegangan diatas 8v maka tv mau start tapi bisu. semoga bermanfaat

Wednesday, February 23, 2022

Kali ini saya akan sedikit berbagi solusi masalah kerusakan horizontal pada tv Polytron Slim. Kerusakan pada C812/ 15n 1,6kv mengakibatkan TR horizontal langsung jebol/ koslet ditandai dengan matinya indikator karena teg B+ langsung drop. Kerusakan pada C801/ 300n 800v mengakibatkan gambar mengecil hingga tinggal satu garis vertikal dan berimbas pada meletusnya C802/ 2u2 160V dan juga bisa mengakibatkan TR EW T803/ D313 short dan parahnya TR Horizontal ikut rusak. Pernah mendapatkan akibat rusaknya C300n ada suara menjuit - juit pada flyback disertai denyutan turun naik tegangan B+nya, Kerusakan pada C817/ 82n 630V mengakibatkan gambar jadi zoom atau melebar hingga logo siaran tv hanya terlihat separuh. Kerusakan pada TR EW OUT T803/ D313 mengakibatkan bila short gambar jadi melebar dan tak bisa diatur, dan bila loos gambar jadi menyempit dan tak bisa diatur melalui service mode. Kerusakan pada Dioda D804/ DMV1500 mengakibatkan gambar melebar dan TR horizontal cepat panas, namun bila dioda koslet mengakibatkan B+ jadi drop. Beruntungnya input TR EW out D313 diberi dioda sehingga bila TR short tidak mengakibatkan rusak pada drivenya. Kerusakan Flyback mengakibatkan B+ drop dan TR hor cepat panas dan langsung koslet. Sekian sedikit pengalaman dari saya mudah-mudahan bermanfaat.

Tuesday, February 22, 2022

LG ultra slim cacat vertikal

,LG ultra slim bikin ulah....,b+ 113v vert 26v,yg sdh di ganti elko b+100uf/160v,elko vert 200uf/50v,ic vert 78141,r kembar 47 k,r311 nilai 30k,yuk sdh di cek bagus,
ternyata r305 nilai 12k zonk

Wednesday, February 2, 2022

NGAT RUMUS INI BUAT PEGANGAN JIKA OTAK_ATIK BAGIAN VERTIKAL. RUMUS TEGANGAN VERTI KAL jenis ic kaki semacam 78040/TDA8172/STV9302?AN1521 dalam artian jika IC tdk rusak

NGAT RUMUS INI BUAT PEGANGAN JIKA OTAK_ATIK BAGIAN VERTIKAL. RUMUS TEGANGAN VERTI KAL jenis ic kaki semacam 78040/TDA8172/STV9302?AN1521 dalam artian jika IC tdk rusak Sistem Vcc tunggal. -Tegangan Output pin-5 = 1/2 Vcc, -Pakai elko kopel ke Gnd 1000/2200u -Tegangan pin-1 dan pin-7 harus sama. -Klo tegangan Output ngaco penyebabnya adalah karena tegangan pin-1 dan pin-7 tdk sama (normal sama) dan menimbukan gejala layar satu garis. Sistem Vcc simetri +/- -Tegangan Output pin-5 = Nol, -Tanpa elko 1000/2200u. -Tegangan pin-1 dan pin-7 harus sama. -Klo tegangan Output ngaco penyebabnya adalah karena tegangan pin-1 dan pin-7 tdk sama (normal sama) dan bisa menimbulkan gejala layar blank pelangi. Klo chroma pakai ic buatan Japan spt tipe LV, LA (SANYO), atau TA, TMPA (Toshiba) -Tegangan pin-1/7 adalah sekitar 2.5 - 3v. -Pin-1 dapat tegangan dari dua arah. Dari ic chroma dan dari sirkit umpan balik resistor2 dari defyoke. Pin-7 dapat tegangan dari sirkit pembagi tegangan R dari Vcc 5v. Klo chroma pakai ic buatan Philis tipe TA -Tegangan pin-1/7 adalah sekitar 0.7v. -Keduanya tegangan berasal dari ic chroma. Tegangan pin-6 hampir sama pin-2.... -Klo pin-6 drops artinya diode pump-up rusak (walau di cek pakai ohm mungkin bagus). Kaki2 ic vertikal karena cukup panas shg mudah memauai, dan mengkerut jika dingin, maka hal ini menyebabkan resiko solderan retak. Sebaiknya selalu lakukan resolder. Kerusakan IC vertikal bisa di cek pakai ohm meter pd kondisi mati tanpa dilepas. Cek antara (pin-5 dg pin-4) dan antara (pin-5 dg pin-6) dibolak-balik spt halnya cek sebuah diode.

Saturday, January 15, 2022

pin protekk tv sharp

Selamat siang saudara sebangsa dan tanah air ... Hanya sekedar berbagi sedikit pengalaman dalam menghadapi si raja PROTECK (SHARP) IC TEMPEL SERIES ( Tergantung data sheet dan desain pin ) Komponent yg berperan 👉 D503 di pin 7 IC VERTIKAL . bertugas sebagai sensor V SYNC Jika IC vert rusak maka tegangan sensor hilang ( sekitar 2.3V ) maka TV akan protek 👉 D1002 - sensor protek AC di 7 trafo AC matic .. Jika D ini di lepas atau rusak .. Raster ada tapi OSD hilang .. Siaran juga hilang 👉 D1008l- sebagai sensor 5V ..dari jalur 7805 👉D1005- Sensor 5V ke tuner 👉D203 (VCC 33V )Protek tuner .. Jika D ini bermasalah .. Maka protek akan aktif 👉D607 & jener 608 ( sebagai protek pin ABL . Jika V ABL naik maka protek akan aktif 👉D603 & C 603 sebagai sensor heater ( normal 20V di kaki C ) Pin protek di IC RGB (normal 3.5) sesuai tipe IC ( tergantung desain Pin protek AC tergantung desain (normal 3.6V) D002 di atas .. Sekianlh sobat sobat qu .. Saya ingin kerjakan garapan dulu .. Nanti kita lanjut lagi ... Salam persaudaraan dan Hormat buat saudara semua