Banyak teknisi biasa bergelut dg Tcon.
Tuesday, October 20, 2020
PENGERTIAN TCON
Monday, September 14, 2020
Empat langkah ,,untuk tv china b+ Zonk
Met Sore Lur...dapat copy paste dari grup sebelah...🤣🤣
Empat langkah ,,untuk tv china b+ Zonk,,..strum ngendok di elco 400v primer..Langkah pertama...Cek Tr Regulator inti...kalau dicek normal.. cek tr drivernya...lihat photo dibawah..
Kalau kedua tr normal...cek Resistor sikembar siam..untuk supali 12 v dari elco 400v..kalau sikembar siam bagus,, langkah ter akhir...cek resistor pendamping si otocopler...tipe A1015...
90% keruksakan regulator tv china itu penyebabnya...
Kalau ke empat langkah itu gak berhasil...selamat anda akan dibikin pusing..ujung ujungnya...Sigacun dimainkan...🤣🤣🤣🤣🤣🤣,..oke Lur..smoga bermanfaat..hormat saya Danks Electronik
Friday, September 4, 2020
SERVICE TV SANYO MATI
Pertama seperti biasanya kita bongkar casing, kemudian bongkar juga mainboardnya jangan lupa bersihkan dari segala macam kotoran/debu. setelah selasai bersih-bersih kemudian kita solder ulang semua titiksolder yang kelihatan retak ,Kemudian mainboard kita periksa kondisi komponen semua terlihat oke tidak ada yang mencurigakan, kita nyalakan mesin tanpa tabung saya cek semua tegangan normal, selanjutnya mesin kita biarkan nyala sekitar 30 menit ternyata tidak mati.
Untuk langkah selanjutnya mainboard kita pasang kembali ke layar crt , teryata TV mau menyala dalam keadaan seperti normal (hanya ada raster ya karena belum saya pasang antena), Gejala mulai timbul setelah saya colok antena sinyal gambar muncul lalu tv MATI (lampu indicator juga mati). Dalam pikiran saya kira-kira apanya ya? Tanpa berpikir lama saya langsung ACTION ambil MULTI TESTER kemudian saya cek out put Regulator power suplay ternyata NOL VOLT. Kemudian saya cek tegangan di LINE HOT nya ternyata tegangan 300 voltnya ada. Saya ambil kesimpulan kerusakan ada pada regulatornya. ( Regulator tv ini menggunakan STR W6753 ) kemudian langsung saja saya ganti STR nya dan sekalian elco 1mf 50, 47mf 35 juga saya ganti.
Setelah penggantian selesai langsung tv di nyalakan dan akhirnya oke. setelah pengetesan selama 3 jam saya putuskan untuk menutup casing. SELESAI
TV sanyo protek
TV SANYO CG21EF2S led indikator kedip-kedip Beberapa waktu yang lalu dapet lagi garapan tv SANYO type CG21EF2S dengan chassis AC6A yang menggunakan IC single LA76931A DE,IC vertikal LA78040B,dan STR W6754 dengan keluhan awal katanya sih jika tv di ON kan led indikatornya berkedip-kedip,sepertinya sih memang kena protek hehehehe.....maklum tv lemparan dari temen,karena begitu saya garap kondisi tvnya dalam keadaan mati total,setelah penggantian STRnya barulah ada tanda-tanda kehidupan muncul hehehehe....... Okelah kalau begitu kita lanjutkan ulasannya,setelah tanda-tanda kehidupan muncul karena proses resoldering alias solder ulang secara keseluruhan dan penggantian STR,tv pun saya coba ON kan untuk mengetahui reaksi berikutnya,m@k Byaaaaak.......gambar muncul sebentar dan m@k Pet....gambar mati lagi di sertai dengan led indikatornya yang berkedip-kedip.Bila mendapat kasus seperti ini yang pertama saya lakukan adalah melumpuhkan terlebih dahulu pusat proteknya,pada chassis tv ini pusat proteknya terletak pada pin 23 dari IC singlenya,karena rapatnya jarak pin-pin dari IC single ini dan banyaknya R jenis SMD di area pin 23 saya pun membuka jalur yang agak lapang areanya yaitu dengan membuka titik solder di J224. Setelah membuka titik pusat proteksinya,tv pun saya coba lagi ON kan,dan alhamdulillah tv pun nyala dengan normal.Naaaah.....kesempatan inilah yang saya pergunakan untuk mengukur tegangan di semua output regulatornya,dan akhirnya saya dapati tegangan B+ yang tidak seharusnya,sementara tegangan output lainnya dalam kondisi normal semua.Tegangan B+ pada tv ini seharusnya 130V namun yang terdeteksi mencapai 135V,hmmmm...ada selisih 5V,kemudian saya tutup kembali titik solder di J224 dan di lanjutkan dengan misi pencarian biang meningkatnya tegangan B+,dan di dapati R685 = 15K nilainya meninggi menjadi 20K(dalam gambar di tandai dengan tanda panah merah). Setelah penggantian R685 tersebut tegangan pun bisa stabil di sekitar 130V,kemudian tv pun saya tes sebentar sambil mengamati kalau-kalau ada reaksi tambahan hehehehehe......! Dan setelah di tes sebentar tidak muncul reaksi tambahan akhirnya tv saya tutup kembali dan di atur posisinya di atas meja dan siap untuk menonton acara tv kesayangan dan akhirnya nompo bayaran. OKE rekan-rekan! SUKSES buat kalian SEMUA!***sumber dari AISY romadona***
Friday, August 14, 2020
Polytron 32 panel AUO layar blank...
copas dari marsono
Polytron 32 panel AUO layar blank...
Hasil pengukuran :
Vin ke Tcon normal 12v
Vgl normal...
3.3v normal....
Vgh....zooonk ????
Avdd 12v sama dg teg Vin .......ini berarti sirkit Boost-up tdk kerja.........Sebab Avdd merupakan hasil step-up teg Vin....sehingga naik menjadi sekiar 15-17v.....
Ukur tegangan Vgh......kemudian baru nyalakan teve......
Ternyata Vgh sempat muncul sebentar.....
Ini artinya ic dc-dc power suply mati protek...karena ada beban yg setengah short......
Ukur dengan ohm meter titik Vgh.......tdk menemukan bagian yg dicurigai short atau setengah short.....
Pakai jurus metode suntik....
Sediakan Tcon cabutan yg masih bagus.....
Kasih tegangan Vin dari adaptor luar....sehingga semua tegangan2 Avdd, Hvdd, Vgh, Cgl, 3,3v kluar semua......
Kemudian....suntik secara bergantian.......satu persatu
Coba suntik Vgh.......tdk ada masalah....
Coba suntik Avdd.......tdk ada masalah.....
Coba suntik HAvdd.........Tcon suntik langsung mati protek semua tegangan hilang.......
Jelas penyebab protek karena jalur Avdd yg masalah.......
Cek satu persatu kapasitor smd pada jalur Avdd....tdh menemukan yg masalah......
Lacak jalur Avdd.....ternyata masuk ke flexy wire COF (untuk suply ic COF).......
Berarti gak ketulungan lagi,.........lemes badan rasanya....capek.....
Monday, February 24, 2020
PENYEBAB TRANSISTOR HORIZONTAL JEBOL TERUS
PENYEBAB TRANSISTOR HORIZONTAL JEBOL TERUS
PENYEBAB TRANSISTOR HORIZONTAL JEBOL TERUS
Transistor horizontal jebol terus sering terjadi pada kerusakan televisi yang berjenis CRT / tabung. Transistor ini berfungsi sebagai penguat horizontal atau sering juga disebut transistor HOT / Horizontal Output Transistor. Transistor horizontal ini sering mengalami kerusakan karena memang arus dan fungsi yang dihandlenya termasuk arus besar yang mudah menyebabkan panas dan tentu saja lebih beresiko untuk mengalami kerusakan.
Tetapi jika pada saat kita memperbaiki televisi, setelah mengganti transistor horizontal dan transistor tersebut mati terus / jebol. Maka bisa dipastikan masih ada part tertentu yang menyebabkan kerja transistor menjadi overload. Dan berikut ini merupakan beberapa penyebab dari transistor horizontal jebol terus :
1. Kapasitor damper yang berubah kapasitansi
Kapasitor ini merupakan kapasitor yang biasanya terdapat di bagian horizontal dan memiliki nilai antara 6.8nF-10nF dengan tegangan kerja antara 1kV-2kV. Fungsi dari kapasitor ini adalah sebagai peredam spike / peredam / menyerap tegangan kejut yang besarnya bisa ribuan volt di antara kumparan primer flyback pada saat rangkaian horizontal bekerja.
Tegangan yang besarnya ribuan volt ini berasal dari induksi flyback yang pada saat bekerja diberikan pulsa on-off secara simultan pada kumparan primer flyback. Disinilah fungsi dari kapasitor damper tersebut, yaitu untuk meredam tegangan kejut yang besarnya hingga ribuan volt
Kapasitor damper di bagian horizontal
Itulah sebabnya kenapa transistor bisa langsung rusak jika kapasitor damper mengalami kerusakan atau berubah kapasitas, karena seperti yang kita tahu semua jenis transistor memiliki tegangan kerja maksimal yang bisa dialiri oleh nilai tegangan tertentu. Dan tegangan ribuan volt yang melalui transistor ini jika tidak diserap oleh kapasitor damper maka akan langsung merusak transistor.
Kapasitor damper pada rangkaian tv (tanda panah)
Jika anda mendapati kerusakan seperti transistor jebol terus seperti ini, maka anda bisa coba memeriksa kondisi dari kapasitor damper ini. Begitupun juga dengan solderan nya. Bila solderan nya sudah terlihat kendor maka fungsi untuk meredam tegangan menjadi tidak optimal. O iya untuk skema tv yang saya gunakan di atas adalah skematik tv untuk Samsung 21″.
2. Flyback yang short pada kumparan primer dan sekunder
Flyback transformer memiliki resistansi yang kecil pada kumparan primernya sehingga menjadikannya tidak optimal jika dilakukan pengujian dengan Ohmmeter. Begitu juga dengan kumparan sekunder. Yang umum dan sering terjadi adalah kerusakan pada kumparan primer horizontal ( kolektor Tr HOT ) yang short.
Pada kerusakan tipe ini jika masih terjadi transistor jebol setelah dilakukan penggantian. Maka bisa diakali dengan menggunakan sebuah bohlam lampu yang dipasang seri antara kolektor Tr Horizontal dan input primer dari flyback. Bila pada gambar yang ditunjukkan, posisi lampu tepat di letak tulisan H-out. Pemasangan lampu dimaksudkan untuk menguji rangkaian horizontal apakah terjadi short di flyback / transistor.
Bila TV dinyalakan, pada kondisi rangkaian yang bagus maka lampu akan menyala dan bisa dilakukan pengukuran tegangan pada bagian screen. Tegangan yang seharusnya terukur adalah sekitar 100V, maksimal sekitar 150V. Sedangkan jika tegangan yang diukur >200V maka kemungkinan kapasitor damper yang rusak.
Mohon maaf jika ada kekurangan klu ada yang mau nambahin bisa ditambahkan masukanya dinkolom komen...
Trimakasih semoga bermanfaat...
Susilo servis
WA GROUP.
https://chat.whatsapp.com/CBWMjbKZ49kFudFhX3Nn2t





