Tuesday, April 22, 2014

CARA-CARA MENDAPAT SIGNAL YANG BETUL

Beranda
BramRider Profile
BICARA ILMU DAN TEHNOLOGI
Menyajikan informasi yang bermanfaat dan tempat diskusi
Sep 11, 2007
CARA PASANG PARABOLAPosted by bramrider under TENTANG SATELIT [115] Comments
by Arman Yusuf modified
Berikut adalah material yang saya siapkan sebelum kegiatan ini dimulai :
Satu set piringan parabola, prime focus, Ø 115 cm. Di titik tengah parabola, kedalamannya adalah 18 cm.
C Band Low Noise Block Fedhorn (LNBF) yang fungsinya sebagai transverter dari input 3,4 – 4,2 GHz menj
adi output 0,95 – 1,75 GHz dengan bantuan Local Oscillator (LO) 5,15 GHz. Banyak orang menyebutnya sebagai Feedhorn atau LNB saja.
Kabel koaksial khusus 75 Ω penghubung dari LNBF ke Set-Top Box (STB) lengkap dengan jacknya.
Digital STB. Gunanya untuk menala sinyal keluaran LNBF, mendecode sinyal dan menghasilkan komponen audio + video yang siap diumpankan ke televisi. Saya menggunakan @Metabox I (http://www.metaware.co.kr/) karena kualitas yang baik serta firmwarenya bisa diupdate dengan mudah. Di pasaran, banyak sekali STB ditawarkan, mulai dari kelas Free-to-Air Digital STB (menangkap siaran gratis seperti siaran televisi swasta nasional) sampai yang sanggup membuka Pay Television (siaran teracak, harus berlangganan misalnya siaran IndoVision).
Televisi yang memiliki RCA/AV Input (3 kabel: 1 video + 2 stereo audio). Bila Anda memiliki perangkat Home Theatre yang mendukung Dolby Prologic II, suara stereo yang diterima dapat dialihkan ke Home Theatre sehingga siaran yang dibuat dalam tata suara surround (biasanya film-film dengan label DTS, Dolby Surround atau THX) dapat disuarakan bak bioskop pribadi .
Setelah semua disiapkan, Anda harus mencatat data berikut:
Satelit yang akan kita tala. Demi kemudahan, mari kita tala satelit AsiaSat 3S yang berlokasi di 0,0o S 105,5o E. Informasi posisi, transponder dan channel terkini ada di http://sattracker.mrtian.com/chart
Posisi parabola kita (gunakan GPS untuk mengetahuinya). Dalam hal ini QTH saya adalah di 6,12o S 106,5o E. Jika kita telaah, ternyata posisi saya hanya berbeda 6,12o S 1,0o E dengan satelit AsiaSat 3S sehingga nanti “pucuk” parabolanya kira-kira akan mendongak ke atas langit Jakarta.
Menyiapkan Parabola
Letakkan parabola di bidang (tempat terbuka) tidak ada halangan ke langit bebas serta datar. Untuk menentukan kedatarannya, Anda bisa tuang air ke baskom. Bila air penuh tepat lurus di bibir baskom berarti bidang cukup datar terhadap bumi. Bila posisinya miring, gunakan papan yang diganjal untuk mendapatkan bidang yang datar.
Gambar 1: Menentukan datar tidaknya bidang peletakkan parabola
Buatlah garis vertikal dan horizontal pada parabola untuk membantu penentuan posisinya. Titik temu garis ini harus berada tepat di dasar parabola (gunakan gundu, tempat di mana gundu diam itulah titik dasar parabola). Setelah digaris, berikan penanda empat arah mata angin seperti gambar berikut:
Gambar 2: Menggambar arah mata angin di piringan parabola
Arahkan piringan parabola ke arah mata angin menggunakan kompas yang diletakkan di dasar parabola (yaitu titik pertemuan garis vertikal horizontal tadi). Atur agar keempat arah mata angin itu sesuai dengan yang ditunjukkan di kompas.
Gambar 3: Mengarahkan piringan ke arah mata angin. Sumbu S – N masih sedang diarahkan
Pasanglah LNBF pada bracket yang disediakan LNBF pada parabola. Untuk menentukan tinggi bracket yang tepat, gunakan rumus berikut:
Gambar 4: Menentukan posisi tinggi bracket dari dasar antena
Pada badan LNBF ada angka-angka 0,42 sampai 0,30. Angka itu disebut f/D, didapat dengan membagi 45,9 cm / 115 cm = 0,40. Pasanglah LNBF tepat di posisi f/D 0,40
Gambar 5: Mengatur posisi f/D LNBF di 0,40
Pada kepala LNBF ada angka-angka -30o, 0o dan +30o. Angka itu mengatur arah polarisasi antena dalam LNBF. Aturlah garis 0o tepat ke arah W, yang berarti juga searah garis W pada piringan parabola. Tanpa mengubah posisi f/D, kencangkan mur pengunci pada posisi yang pas.
Gambar 6: Mengatur polarisasi antena dalam LNBF
Karena saya berada di 6,12o S, yaitu 6,12o di bawah garis katulistiwa maka saya harus mendongakkan piringan parabola sebanyak 6,12o di sumbu N agar posisi antena tepat mengarah ke atas katulistiwa. Karena Ø parabola 115 cm, maka dengan menghitung SIN 6,12o x 115 cm didapat 12 cm (ingatlah rumus trigonometri Sine, Cosine dan Tangent. Gunakan scientific calculator untuk memudahkan perhitungan). Yang kita lakukan ini disebut dengan mengatur “deklinasi”.
Gambar 7: Mengatur deklinasi
Karena saya berada di 106,5o E sementara satelit berada di 105,5o E berarti saya harus menurunkan posisi piringan sebesar 1,0o di sumbu W. Karena Ø parabola 115 cm, maka dengan menghitung SIN 1,0o x 115 cm didapat 2 cm. Yang kita lakukan ini adalah mengarahkan piringan parabola tepat pada orbit satelitnya. Karena hanya coba-coba, saya berikan beban tertentu ke sumbu W, diganjal di bawah sedemikian rupa sehingga piringan parabola turun tepat sebanyak 2 cm di sumbu W.
Gambar 8: Menyesuaikan piringan ke arah ke orbit satelit AsiaSat 3S
Gambar 9: Hasil akhir pemasangan parabola
Selesailah kita mengatur antena parabola. Kita akan mengatur STB. Karena pengaturan tiap merk STB berbeda-beda, gambar yang ditampilkan hanyalah sekadar acuan belaka. Pertama, masukkan konfigurasi antena pada STB, dan akhiri dengan mencari transponder serta channel yang disediakan pada satelit tersebut (otomatis ada pada STB masing-masing):
a. Satellite: AsiaSat 3S;
b. LNB Type: Standard (Frequency 5,150 MHz);
c. 22 KHz: Off;
d. Polarity: Auto.
Gambar 10: Mengatur konfigurasi antena
Jika Anda tidak dapat menemukan transponder atau channel — masukkan secara manual data salah satu TV, misalnya TV 5 ASIE:
a. Frequency: 3.670 GHz;
b. Polarity: HORIZONTAL (H);
c. Symbol Rate: 26,000 symbols/second;
d. FEC: 7/8;
e. Name: TV 5 ASIE;
f. Video PID: 1120;
g. Audio PID: 1121;
h. PCR PID: 1120.
Jika Anda menemukan beberapa channel TV secara otomatis melalui fasilitas
Search di STB — pilihlah satu channel misalnya TV 5 ASIE.
Gambar 11: Kekuatan sinyal yang diterima
Kemudian, aturlah agar sinyal diterima sebesar mungkin dengan mengkoreksi kedudukan piringan parabola. Pada gambar di atas, kekuatan sinyal yang semula hanya 20% setelah dikoreksi menjadi 73%, kualitas tetap 85% tetapi warnanya sudah hijau artinya sudah cukup stabil menerima sinyal. Pada STB yang saya miliki, gambar akan tampak baik bila sinyal ada di atas 60%, kualitas di atas 80% dan bar persentase menunjukkan warna hijau (bisa berbeda di tiap STB).
Setelah sepuluh langkah ini selesai dilalui, kita bisa mengulang pencarian transponder serta channel lain agar seluruh siaran bisa ditangkap. Ada 55 siaran TV gratis + 26 siaran radio gratis yang saya bisa nikmati (di luar siaran teracak yang jumlahnya mendekati 100). Setelah itu siaplah kita menikmati siaran dari luar negeri melalui satelit AsiaSat 3S dengan kualitas video tanpa cacat serta suara stereo yang membahana.
Gambar 12: Beberapa channel yang bisa ditangkap. Gambar di sini kurang cerah karena kamera digital memfoto langsung layar televisi
Sangat puas bisa menemukan posisi satelit secara mandiri, biar pun sinyal yang diterima pas-pasan tetapi karena mencari dengan usaha sendiri, ada ilmu berharga yang bisa kita serap. Tantangan ke depannya adalah bagaimana mencari satelit untuk TVRO lainnya seperti Palapa C2, Panamsat 7 + 10, ST 1, Thaicom23, Apstar 2R, AsiaSat 2 serta Telkom 1. Mengganti C Band LNBF dengan antena receiver/transverter band amatir radio adalah hal yang mudah setelah Anda tahu posisi satelitnya berada di mana. Antena transmitter untuk komunikasi dua arah dengan satelit biasanya Yagi; tentunya mudah ditentukan arahnya dengan bantuan referensi posisi piringan parabola kita.
Catatan:
Pengaturan posisi piringan parabola ini hanya untuk menerima sinyal satelit Geostationer Earth Orbit (GEO) yang orbitnya di sekitar garis katulistiwa, bukan untuk satelit Low/Medium Earth Orbit (LEO/MEO) atau yang orbitnya tidak berada di garis katulistiwa.
SUMBER : http://c.1asphost.com/mainsource/Indonesia.asp
google_protectAndRun("render_ads.js::google_render_ad", google_handleError, google_render_ad);

Tuesday, February 25, 2014

Cara menggunakan receiver SD Venus Cromus OTA.

1. Memindahkan Saluran / Siaran TV:
  • Menu>Pengaktifan Saluran> Siaran TV>Ok
  • Letakkan pointer pada Siaran yang hendak dipindahkan, Tekan tombol angka 2
  • Masukkan Sandi Input (default: 0000)
  • Lakukan pemindahan saluran ke nomor daftar yang diinginkan>OK (simpan)
  • Exit/Menu/OK untuk keluar




2. Menghapus Saluran TV, Mengunci Siaran TV, Menandai Saluran Favorite, mencari/find Channel:
Caranya sama dengan langkah di nomor 1, hanya saja perbedaannya:
  • Menghapus: menggunakan tombol Angka 1
  • Mengunci Siaran: Menggunakan tombol angka 5
  • Menandai siaran Favorite: Menggunakan tombol angka  3
3. Mengubah Parameter Siaran/saluran TV: 
  • Menu>Pengaktifan Saluran> Siaran TV>Ok
  • Letakkan pointer pada Siaran yang hendak diedit parameternya, Tekantombol angka 4
  • Masukkan Sandi Input (default: 0000)
  • Lakukan pengeditan>OK (simpan)
  • Exit/Menu/OK untuk keluar. 

4. Memilih satu atau semua satelit di tampilkan:
  • Menu>Pengaktifan Saluran> Buat Saluran>Ok
  • Tekan tombol angka 6 (SAT)
  • Masukkan Sandi Input (default: 0000)
  • Lihat Header, geser kiri/kanan dan pilih satu satelit yg anda ingin tampilkan atau pilih semua satelit untuk menampilkan seluruh siaran dari satellites yang terdaftar>OK
  • Exit/Menu/OK untuk keluar. 


 5. Menambah saluran TV/ Program TV:
  • Menu>Pengaktifan Saluran> Buat Saluran>Ok
  • Pilih satelit> Isi frek TP, Simbol Rate>Polaritas
  • Arahkan pointer ke CARI, pilih Bebas atau Semua
  • Tekan tombol OK di remote control, tunggu hingga proses pencarian 100%
  • Exit/menu untuk keluar.

6. Tambah Satelit baru:
  •  Menu > Satelit pengaturan> ok
  • Pilih 'New Satellite 1' > OK > Edit nama satelit> Ok
  • Tekan menu 1 kali > atur setting of New Satellite
  • Exit/ menu untuk keluar


7. Menghapus Satellite:
  • Menu > Satelit Pengaturan > OK 
  • Pilih Satelite dan tekan 'ok' untuk menandai
  • Tekan menu/ exit untuk keluar (editing akan otomatis tersimpan)

8. Mengedit satellite:
  •  Menu > Satelit Pengaturan > OK
  • Lakukan Editing: Jenis LNB, frek. LNB, daya LNB, 22k ,DiSeqC  dan Penentu Posisi.
  • Exit Untuk Keluar

9. Melakukan Blind Scanning:
  •  Menu > satelit pengaturan > Blind Scan > OK
  • Pilih satelit
  • Pilih jenis Pencarian: BEBAS/SEMUA > OK
  • Tunggu hingga scanning 100%
  • Exit/menu untuk keluar


10. Melakukan Parameter Pabrik Via OTA:
  • Menu >pengaturan sistem > parameter pabrik > ok
  • Masukkan sandi input 0000
  • Tunggu downloading dafta promgram hingga selesai.
  • Jangan memutus hubungan listrik
  • Exit untuk Keluar





Cara pasang dua LNB dengan dua Receiver untuk dua Satelite


29JAN
Cara pasang LNB dengan dua Receiver untuk dua Satelite
Langsung saja… pertama anda tentu harus meyiapkan alatnya dulu… kalau anda sudah punya Lnb twin dan Lnb 1 sekarang lnb tersebut anda buang saja lah hehehehe…. bercandaaa… Okkey,,,,, ANDA BELI DUA BUAH LNB DUAL OUTPUT DAN DUA BUAH DISEQ 2X1 (inputnya dua outputnya satu). LANGKAH KERJA : Pasang kedua  Lnb tersebut di dua lobang penampang Lnb pada antena (parabola), atau jika anda sudah punya /terpasang Lnb Twin maka ganti langsung dengan yang baru tapi jangan merubah posisi pointing antena , jadi hanya menurunkan antena dengan tongkat yang ada kemudian nanti bisa di kembalikan lagi seperti semula, sehingga posisi antena tetap fokus seperti semula (biar gak cape pointing lagi). Kedua Lnb dual output ini sama, sehingga anda bebas mau di tukar/di tempatkan ke palapa atau telkom. Kemudian anda ambil satu diseq (selanjutnya saya sebut diseq A) yang sudah disiapkan dan pasangkan output diseq A tersebut ke input  Receiver (selanjutnya saya sebut receiver 1 ) , Kemudian input 1 pada diseq A (biasanya pada diseq ada tulisan LNB 1 in atau LNB A in) tersebut anda hubungkan ke salah satu lobang output LNB untuk satelit palapa (selanjutnya saya sebut LNB A). Input 2 nya anda hubungkan ke salah satu lobang output LNB untuk satelit telkom (selanjutnya saya sebut LNB B). Diseq yang satunya lagi (selanjutnya saya sebut diseq B) anda hubungkan output diseq tersebut ke input receiver yang kedua (selanjutnya disebut Receiver 2). Input  1 dari diseq B anda hubungkan dengan lobang output LNB A (palapa) dan input 2 diseq B anda hubungkan dengan lobang output dari LNB B (telkom). Nah semua sudah terhubung, tinggal edit satelit di masing-masing receivernya. Cara editnya sama untuk receiver 1 dan 2 yaitu anda pilih menu edit satelite atau atur parameter antena pada  receiver pilih satelit yang mau di ubah setingan antenanya,  disini berarti kita akan seting palapa dan telkom. Anda pilih palapa dulu, untuk palapa : yang harus di seting oleh anda adalah 22k tone harus dalam posisi off/mati, kemudian pilih diseq switch LNB 1 kemudian simpan(save) setelan. Pindah ke edit satelite Telkom : posisi 22k tone harus off. Kemudian pilih diseq switch pada LNB 2 dan simpan seting.
Sekarang anda tinggal angkat lagi antena ke atas tempatkan di posisi semula (bagi yang sudah terpasanga antenanya. Jika anda memulai dari awal (pemasangan awal) sebaiknya anda lihat tulisan ini dulu.
Langkah selanjutnya adalah anda bisa menghidupkan receiver dan televisinya kemudian lihat intensitas signalnya, jika intensitasnya 0% maka ada kesalahan dalam pemasangan. Jika intensitanya ada, maka tinggal anda lihat kualitasnya sambil sedikit mengeser antena sampai ketemu titik fokusnya, itu ditandai dengan kualitas yang besar misal 80%. Sebagai gambaran untuk ukuran antena 6 feet kaleng, kualitas RCTI sekita 50% MNC sekitar 80% metro sekitar 45%. jika kurang dari itu berarti belum fokus atau mungkin juga ada penurunan signal dari satelit.
Catatan : Jangan menggunakan splitter atau alat untuk mengubah LNB output satu jadi dua output . karena hasilnya tidak akan maksimal. Gunakan DISEqC swicth karena  hasilnya lebih maksimal dari pada 22k switch. Jika tidak ada diseq 2×1 bisa dengan  diseq 4×1.
Baca artikel ini sebagai referensi:
Selamat mencoba..  semoga bermanfaat..
   

Cara Isi BISS KEY VENUS JUKE, VENUS INOVA, VENUS TUCSON.


Berikut tutorial sederhana utk memasukkan kode BISS KEY di receiveer VENUS JUKE, VENUS INOVA dan VENUS TUCSON disertai dengan screen shoot dan video youtube.
tekan OK muncul daftar channel dan infoTekan OK di remote akan muncul daftar channel dan di sebelah kanan ada INFO, catat FREQ dan SID (0x—) atau
Tekan Info 2x di remoteTekan tombol INFO 2X di remote akan muncul seperti gambar di atas, catat FREQ dan SID (0x—), seterusnya
tekan tombol Merah di remote utk isi freqTekan Menu terus tekan 9999 anda akan masuk ke MENU BISS KEY, terus tekan tombol MERAH untuk mengisi FREQ, terus pindah ke pilihan OK di keyboard atau bisa langsung tekan tombol BIRU utk simpan. seterusnya
tekan tombol BIRU di remote utk isi SDITekan tombol BIRU di remote utk memasukkan kode SID dan simpan dengan tombol BIRU, seterusnya
tekan tombol KUNING di remote utk isi BISS KEYTekan tombol KUNING utk mengisi kode BISS KEY dan save dengan tombol BIRU. langkah ini sdh melengkapi pengisian BISS KEY. Selanjutnya
tekan MENU 2X utk keluar dr menu BISS KEYKalau BISS KEY sudah terisi maka kode BISS KEY langsung HIDDEN seperti gambar dia atas, seterusnya tekan MENU 2X utk keluar dari Menu BISS KEY.
Selamat MenikmatiSelamat Menikmati Channel Favorit Anda apabila BISS KEY nya masih Valid.

Semoga Bermanfaat
Salam.
Artikel Terkait ;

Monday, February 24, 2014

Frekuensi terkuat tiap satelit C Band..



Daftar Frekuensi dan Simbol Rate TV parabola Satelit Palapa dan Telkom 2013

Berikut Daftar Frekuensi dan Simbol Rate TV parabola Satelit Palapa dan Telkom

Saluran TV nasional di Parabola

INDOSIAR
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4000 /3989/3998/3999
Simbol Rate :6500
Polaritas :H
Audio PID :1211
Video PID :1110

MNC TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4184
Simbol Rate :6700
Polaritas :H
Audio PID :1211
Video PID :1110

SCTV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :3749
Simbol Rate :3125
Polaritas :H
Audio PID :2202
Video PID :2201

RCTI
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :3774
Simbol Rate :6250
Polaritas :H
Audio PID :1120
Video PID :1160

GLOBAL TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :3934
Simbol Rate :6500
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

ANTV
SATELIT TELKOM
Frekuensi :4015
Simbol Rate :6000
Polaritas :H
Audio PID :0258
Video PID :0257

TRANS TV
SATELIT TELKOM
Frekuensi :4086
Simbol Rate :6000
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

TRANS 7
SATELIT TELKOM
Frekuensi :3990
Simbol Rate :6000
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0512

TV ONE
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :3787
Simbol Rate :5632
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

Metro TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :0651
Video PID :0513

TVRI NASIONAL
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :3765
Simbol Rate :5555
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033


Saluran Musik

MPOP
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4081
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :2103
Video PID :2102

MATRIX TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4047
Simbol Rate :3000
Polaritas :V
Audio PID :0259
Video PID :0258


Saluran TV Islam di Parabola

RODJA TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :3635
Simbol Rate :9920
Polaritas :H
Audio PID :0104
Video PID :0103

INSAN TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4052
Simbol Rate :3333
Polaritas :H
Audio PID :0518
Video PID :0516

WESAL TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi: 4052
Symbol rate: 3330
Polaritas: H
Video pid: 0516
Audio pid: 0518
Pcr pid: 0517

QURAN TAZKIAH
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4047
Simbol Rate :1410
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

Saluran belanja

GOGO TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4055
Simbol Rate :3000
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

MORE MALL
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4139
Simbol Rate :30000
Polaritas :V
Audio PID :0302
Video PID :0301

LEJEL
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28120
Polaritas :H
Audio PID :0652
Video PID :0514

Saluran Pendidikan

TV EDUKASI
SATELIT TELKOM
Frekuensi :3787
Simbol Rate :4000
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

TV EDUKASI 2
SATELIT TELKOM
Frekuensi :3805
Simbol Rate :2890
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

Saluran Hiburan

Net Media
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi Transponder : 4006 Mhz
Symbol Rate : 6400 MSymb
Polarisasi : Vertikal
Video PID : 308
Audio1 PID : 256

Space Toon
SATELIT TELKOM
Frekuensi : 3732
Simbol Rate : 4160
Polaritas : Horizontal

TVN-1
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :3863
Simbol Rate :4330
Polaritas :V
Audio PID :4112
Video PID :0512

LBS TV MOVIE
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4081
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :1803
Video PID :1802

LBS TV DRAMA
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4081
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :1903
Video PID :1902

MORE TV 1
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4139
Simbol Rate :30000
Polaritas :V
Audio PID :0102
Video PID :0046

MORE TV 2
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4139
Simbol Rate :30000
Polaritas :V
Audio PID :0202
Video PID :0201

Saluran TV Daerah di Parabola

TVRI KALTIM
SATELIT TELKOM
Frekuensi :3792
Simbol Rate :3000
Polaritas :H
Audio PID :0257
Video PID :0308

TVRI KALBAR
SATELIT TELKOM
Frekuensi :3815
Simbol Rate :3000
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

PAPUA BARAT TV
SATELIT TELKOM
Frekuensi :4077
Simbol Rate :3000
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :5120

PAPUA TV
SATELIT TELKOM
Frekuensi :4091
Simbol Rate :3570
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0512

JTV
SATELIT TELKOM
Frekuensi :4095
Simbol Rate :3123
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

BALI TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :3925
Simbol Rate :4200
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

JAK TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28120
Polaritas :H
Audio PID :0650
Video PID :0512


Lain-lain

KEMANUSIAAN TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi     :03791
Simbol Rate :03000
Polaritas      :V
Audio PID    :4112
Video PID    :0512

AL-MANAR TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi : 4080
Simbol Rate: 28125
Polaritas : H
 VIDEO: 0517
 AUDIO: 0655

NHK
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28120
Polaritas :H
Audio PID :0654
Video PID :0516

KBS WORLD
SATELIT TELKOM
Frek Transp: 3972
Simbol Rate: 2100
Pol: H
VIDEO: 0049
AUDIO: 0052

TVTL
SATELIT TELKOM
Frek Transp: 3776
Simbol Rate: 4285
Pol: H
VIDEO: 0033
AUDIO: 0036

U Chanel
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :0656
Video PID :0518

HCBN
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi : 4190
Simbol Rate: 2040
Polaritas : V
Video PID : 0308
Audio PID: 0256

DAAI TV
SATELLIT PALAPA D/C2
Frekuensi :4043
Simbol Rate :2830
Polaritas :V
Audio PID :3606
Video PID :3601



Read more: http://kumpulanblog.blogspot.com/2013/08/daftar-frekuensi-dan-simbol-rate-tv.html#ixzz2uDzewEZq

DAFTAR FREKUENSI SIARAN,PALAPA/TELKOM


DAFTAR FREKUENSI SIARAN,PALAPA/TELKOM

SATELLIT PALAPA D/C2
1. INDOSIAR
Frekuensi :4000 /3989/3998/3999
Simbol Rate :6500
Polaritas :H
Audio PID :1211
Video PID :1110

2. MNC TV
Frekuensi :4184
Simbol Rate :6700
Polaritas :H
Audio PID :1211
Video PID :1110

3. SCTV
Frekuensi :3749
Simbol Rate :3125
Polaritas :H
Audio PID :2202
Video PID :2201

4. RCTI
Frekuensi :3774
Simbol Rate :6250
Polaritas :H
Audio PID :1120
Video PID :1160

5. GLOBAL TV
Frekuensi :3934
Simbol Rate :6500
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

6. TV ONE
Frekuensi :3786
Simbol Rate :5690
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

7. Metro TV
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :0651
Video PID :0513

8. SPACETOON
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :0653
Video PID :0515

9. TVRI NASIONAL
Frekuensi :3765
Simbol Rate :5555
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

10. BALI TV
Frekuensi :3925
Simbol Rate :4200
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

11. JAK TV
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28120
Polaritas :H
Audio PID :0650
Video PID :0512

12. LBS TV MOVIE
Frekuensi :4081
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :1803
Video PID :1802

13. LBS TV DRAMA
Frekuensi :4081
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :1903
Video PID :1902

14. MPOP
Frekuensi :4081
Simbol Rate :28125
Polaritas :H
Audio PID :2103
Video PID :2102

15. DAAI TV
Frekuensi :4043
Simbol Rate :2830
Polaritas :V
Audio PID :3606
Video PID :3601

16. TVN-1
Frekuensi :3863
Simbol Rate :4330
Polaritas :V
Audio PID :4112
Video PID :0512

17. MORE MALL
Frekuensi :4139
Simbol Rate :30000
Polaritas :V
Audio PID :0302
Video PID :0301

18. MORE TV 1
Frekuensi :4139
Simbol Rate :30000
Polaritas :V
Audio PID :0102
Video PID :0046

19. MORE TV 2
Frekuensi :4139
Simbol Rate :30000
Polaritas :V
Audio PID :0202
Video PID :0201

20.RODJA TV
Frekuensi :3635
Simbol Rate :9920
Polaritas :H
Audio PID :0104
Video PID :0103

21. MATRIX TV
Frekuensi :4047
Simbol Rate :3000
Polaritas :V
Audio PID :0259
Video PID :0258

22. INSAN TV
Frekuensi :4052
Simbol Rate :3333
Polaritas :H
Audio PID :0518
Video PID :0516

23. GOGO TV
Frekuensi :4055
Simbol Rate :3000
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

24. V CHANEL
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28120
Polaritas :H
Audio PID :0656
Video PID :0518

25. NHK
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28120
Polaritas :H
Audio PID :0654
Video PID :0516

26. LEJEL
Frekuensi :4080
Simbol Rate :28120
Polaritas :H
Audio PID :0652
Video PID :0514

27. QURAN TAZKIAH 
Frekuensi :4047
Simbol Rate :1410
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

SATELIT TELKOM
1. ANTV
Frekuensi :4015
Simbol Rate :6000
Polaritas :H
Audio PID :0258
Video PID :0257

2. TRANS TV
Frekuensi :4086
Simbol Rate :6000
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

3. TRANS 7
Frekuensi :3990
Simbol Rate :6000
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0512

4. JTV
Frekuensi :4095
Simbol Rate :3123
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

5. TV EDUKASI
PUSTEKO
Frekuensi :3787
Simbol Rate :4000
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

6. TV EDUKASI 2
Frekuensi :3805
Simbol Rate :2890
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0308

7. TVRI KALTIM
Frekuensi :3792
Simbol Rate :3000
Polaritas :H
Audio PID :0257
Video PID :0308

8. TVRI KALBAR
Frekuensi :3815
Simbol Rate :3000
Polaritas :H
Audio PID :0036
Video PID :0033

9. PAPUA BARAT TV
Frekuensi :4077
Simbol Rate :3000
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :5120

10. PAPUA TV
Frekuensi :4091
Simbol Rate :3570
Polaritas :H
Audio PID :0256
Video PID :0512