Wednesday, November 17, 2021
Beli TDA93xx / TMPA88xx / LV76xxxx Kok ternayata tdk bisa dipakai....?
Beli TDA93xx / TMPA88xx / LV76xxxx
Kok ternayata tdk bisa dipakai....?
Atau ada resiko dapat banus seperti, warana tdk kluar, suara tdk kluar, tdk bisa di tuning dll
Apa ic palsu?
Ini karena teknisi tdk paham......penjual juga tdk paham...
Karena angka2 tambahan dibelakangnya tdk diperhatikan.........
Utk model TDA93xx
Kami berikan disini contoh perbedaan pemakaian kaki2nya........Lihat gambar.....
Monday, November 15, 2021
YG BANYAK TEKNISI BELUM TAHU & PAHAM.
IC UOC (One Chip ic) adalah merupakan gabungan antara ic (1) mikrokontrol, dan (2) chroma yg dikemas dalam satu ic, misalnya :
TDA 93xx/95xx/96xx - buatan Philips.
TMPA 88xx - buatan Toshiba.
LV76xxxx - buatan Sanyo.
RJxxxxxx - buatan Renesas.
Didunia Sistem warna dikenal ada NTSC, PAL dan SECAM.
Tapi sistem PAL sendiri dipecah ada macam2 lagi spt misalnya PAL 4.43, PAL 3.58, PAL 50, PAL 60
Demikian juga sistem suara dikenal ada I, DK, BG atau 4.5, 5.5, 6, 6,5.
Sistem suara stereo juga ada macam2 spt misalnya Nicam, A2
Shg didunia ini......dikenal ada lebih dari 30 sistem siaran Tv analog.
Sebagai pabrik atau penjual ic UOC tentu saja akan ribet klo pengin jualan ke berbagai negara yg sistem siaran tvnya berbeda.... karena berarti harus merancang/bikin macam2 ic yg cocok dg masing2 negara tujuan.
Berkat teknologi digital ....kesulitan tersebut dapat diatas dg mudah.
Sebagai contoh TMPA88xx buatan Toshiba ....yg juga digunakan pd TV China, Polytron (diberi nama HBT), AKARI (diberi nama PTC),
Jeroan ic bisa dilihat pd gambar....bagan kiri merupakan mikro-kontrol......bagian kanan merupakan chroma.
Bagian chroma jika dipakai Toshiba, Polytron, AKARI, CHINA dll......fungsi nomor kaki semua sama tdk ada yg beda.
Bagian mikrokontrol.....kaki2 Reset, Vcc, Xtal, Sda/Scl, Gnd jika dipakai oleh berber bagai merk yg beda....nomor pin- juga sama......
Sedang sisanya pemakaian kaki2 bisa beda2.......misalnya kaki utk pin VT, Protek (bisa pakai/bisa tidak), MUTE, Bnd SW, IR-in, Key-in.....beda merk tv bisa beda lokasinya......sak kare pe sing pesen (sesuka hati yg order)
Utk memenuhi permintaan China, Polytron, AKARI, CHINA yg beda2 misalnya......atau permintaan pasar Amerika yg butuh sisten NTSC saja........
Maka pabrik cukup merubah data memori ROM yg ada dibagian mikrokontrol dan tdk perlu merubah sirkitnya (hardware)....dan selanjutnya tentu saja data ic eeprom juga harus beda......
Tampian OSD dan SERMOD juga bisa dibuat berbeda.
Memori ROM adalah jenis memori yg isinya sudah fixed dan tdk bisa dirubah-ubah.
Utk membedakan pesanan dari merk atau pabrik tv yg berbeda.....maka UOC kemudian diberi label “nomor tambahan” dibelakangnya......
Kita tdk bisa merubah-rubah ic yg utk pasar Amerika misalnya, supaya cocok dg pasar Indonesia.
INI YG BANYAK BELUM BANYAK DIPAHAMI TEKNISI.
Akibatnya sudah beli mahal2....eeeee gak bisa dipakai.........otak-atik sampai mumet, buang2 waktu & tenaga......HASIL NOL
Pabrik sebenarnya juga menyediakan jenis ic yg tdk pakai memori ROM.....tapi pakai memori yg isinya dapat diisu sendiri (dg prograrmer khusu tentunya)....yg harganya lebih mahal.....
Shg bisa saja misalnya kita COPY data ROM ic Polytron....kemudian isinya kita masukkan ke ic tsb....Jadi deh ....kita bisa memiliki ic HBT Polytron........
Mau tahu jagonya otak-atik spt ini.......Hubungi saja Akang Dede Muhammad Digitalmas.....
IC TMPA China dan Polytron misalnya....
Sistem warna dan suara sama, tdk berbeda.
Cuma kaki2 bagian mikrokontrol ada beberapa yg beda........
Maka bisa saja kita modif punya Polytron dg punya China....tentunya dg sedikit modifikasi pd kaki2 mikrokontrol yg berbeda dan ganti isi data ic eeprom
Friday, November 12, 2021
Tv LG MATOT
TV LG MATOT (Mati Total)
TV LG 14 inci dalam kondisi mati ,lampu led indikator juga tidak nyala.
Begitu tv di bongkar cek tegangan pada input STR ada,cek tegangan 110volt pada elko 100uf 160volt juga ada ini menunjukan bahwa rangkaian SMPS bekerja dengan baik artinya STR tidak mati,
Kemudian cek tegangan 12volt yang menuju ke input KIA 78R09 tegangan juga ada tapi output pada78R09 tidak ada tegangan 5volt pada 78R09 juga tidak ada seolah olah 78R09 yg mati,
untuk lebih jelasnya bahwa pada KIA 78R09
pin 1= input
pin 2=out 9volt
pin3= GND
pin4=5volt
untuk mengetahui 78R09 mati atau tidak lakukan langkah berikut ini :
open pin 2 dan juga pin 4 jangan sampai konek ke rangkaian,hudupkan tv lalu ukur tegangan pada pin 2 apakah tegangan yg keluar 9volt dan juga pada pin 4 apakah ada tegangan 5volt,
ketika dilakukan langkah langkah tsb ternyata tegangan pada kedua pin tersebut ada,lalu hubungkan kembali pin 2 / di solder kemudian hidupkan tv ,maka tv bisa nyala tapi layar tidak penuh disertai garis garis seperti kerusakan pada rangkaian vertikal.
hal seperti ini apabila pin 4di hubungkan kembali maka tv kembali mati dan tegangan pada pin 2 dan pin 4 pada 78R09 kembali "0". apabila di open tv bisa hidup lagi ,
pin 4 pada 78R09 terhubung langsung ke ic jungel dan ke optocopler dan bekerja seperti sistem proteksi.
coba dulu ganti optocopler dan sambung kembali pin 4 pada 78R09 apabila tv tidak bisa nyala juga berarti ic jungel yg rusak.
semoga bermanfaat.
Thursday, September 30, 2021
LG 21 flatron kerusakan gmbar gelap
Bagi dikit pengalaman nih....dapet garapan tv LG 21 flatron kerusakan gmbar gelap trus Ane naikkan nih a potensio screen fbt eh taunya muncul Tuh cahaya plus garis blanking di layar tv tapi tanpa OSD ...waaah kirain vcc ke croma terganggu cek EN ricek trnyata aman vcc 5v aman terkendali trus cek vcc RGB di soket RGB yg masuk ke IC croma dan teryata ada tuh trus ke soket yg mengarah ke PCB CRT juga aman tuh tegangannya 8volt an lah bgitu ...trus cek ke pin 49 IC croma yaitu pin vcc RGB eh ternyata nol bulet..😂😂😂 normalnya biasa sih 8,3-9v.
Dan setelah diamati wellah dallah ada R 515 gosong dikit cuma sy ukur kok masih ok ya nilainya masih normal yaitu 39 ohm opone maneh toh iki...dan ternyata stelah gatel tangan sy cek komponen yg berhubungan dgn jalur R515 ini welllah....ternyata ada C510 yg bntuknya seperti resistor lagi short-shortan
Nahhhh..ini nih berrti yg buat R515 jd sdikit Kobong ..coba cungkil dari mesin yg sama berikut R yg sdikit gosong skalian diganti aja .. dan Alhamdulillah besok bayaran...😂😂😂😂
Melanjutkan memahami protek Sharp secara tuntas.
Sering di group ini teknisi bertanya : Protek utama sudah dilumpuhkan, tetapi kenapa tetap protek?
Sudah baca ini ; https://web.facebook.com/sumarsono.budiharjo/posts/4789671974385532
Disitu dijelaskan bahwa protek Sharp bisa dibedakan menjadi 3 macam, yaitu
• Protek tegangan.
• Protek V Guard
• Protek Bus Line (protek yg berhubungan komunikasi sda/scl)
Jadi jawaban pertanyaan pokok diatas.....”Protek utama sudah dilumpuhkan, maka yg dilumpuhkan hanya protek tegangan. Sedangkan sitem protek yg lain masih kerja.
Yg paling sering dijumpai adalah “protek tegangan”.....postingan protek kebanyakan hanya membahas jenis protek ini. Sehingga wajar banyak teknisi belum paham bahwa masih ada sistem protek yg lain.
Protek V.Guard (Vertikal Guard)
Yaitu sistem protek yg akan aktip bekerja, jika bagian vertikal tdk kerja.
• IC Vertikal klo sudah bekerja akan meng-output kan pulsa2 vertikal.
• Pulsa2 ini dg diode dan elko filter dirubah menjadi tegangan dc.
• Tegangan dc kemudian diumpankan ke bagain ic mikrokontrol.
• Jika pulsa2 vertikal ini tdk hadir, maka tegangan dc yg ke mikrokontrol juga akan hilang....dan protek akan aktip bekerja.
• Dalam hal ini bisa tejadi, vertikal normal sudah bekerja, tetapi tetap protek. Hal ini disebabkan jalur pulsa2 dari ic vertikal ke mikrokontrol terputus ada komponen yg rusak.
Beda dg protek Vertikal Polytron............yg merupakan kasus yg sudah viral, sehingga semua teknisi pasti sudah paham. Disini 1u/50v bukan merupakan sirkit vertikal......elko itu merupakan bagian dari “kopel penghubung” pulsa2 ic vertikal ke bagian mikrokontrol.
Pd Sharp penghubung antara pulsa2 ic vertikal ke mikrokontrol tdk menggunakan kopel elko, sehingga jarang terjadi masalah. Klo bermasalah mungkin hanya karena solderan retak atau diode bocor
Bagaimana melumpuhkan sitem protek V.Guard.
• Protek V.Guard dan Soft protek hanya dapat dilumpuhkan dg cara “masuk sermod”. Masuk sermod, maka tv akan bisa nyala tdk protek.
• Pengalaman pd TDA9381....berdasarkan datasheet TDA9381 .....protek V.Guard dapat dilumpuhkan dg sermode....data EVG dirubah dari “1” menjadi “0”..........baca : http://marsonotv.blogspot.co.id/.../protek-vguard-pada...
...tunggu tulisan selanjutnya ttg Soft protek.........
Tuesday, September 28, 2021
Kendala Yang Sering Terjadi Ketika Mengganti Mesin TV Dengan Mesin TV Cina
Kendala yang sering terjadi ketika melakukan pekerjaan sebagai seorang teknisi adalah terbentur dengan susah nya mencari toko yang menjual komponen utama seperti ic program dan ic ocsilator yang memang rusak, langkah satu-satunya yaitu menawarkan kepada pemilik tv untuk mengganti mesin tvnya dengan mesin tv cina.
Kesimpulan untuk mengganti mesin memang terhitung lebih ekonomis, bahkan banyak teknisi yang demi menjaga refutasi atau nama baiknya rela menawarkan harga murah atau bisa dibilang ganti modal saja, dengan perhitungan gak apalah yang penting barang orang bisa selesai masalah untung bisa ngambil dari mesin tv bekasnya.
Cerita diatas merupakan pengalaman pribadi saya sebagai teknisi panggilan yang terkadang dengan berat hati harus mengambil langkah cepat ketika menemukan servisan yang memang terkendala dengan alat yang susah untuk mendapatkannya, seperti ketika nyervis di perkampungan yang jauh dari tempat belanja yang komplit.
Memang tidak ada salahnya apapun keputusan yang kita ambil selama tidak merugikan konsumen, daripada harus menunggu dalam waktu yang lama dan sekalipun komponen itu bisa didapat tapi harganya terlalu mahal dengan resiko masih ada komponen lain yang rusak akibat terkena petir tadi, menurut saya pribadi keputusan untuk menawarkan kepada pemilik untuk mengganti mesin tv nya dengan mesin tv cina yang baru itu adalah keputusan yang tepat dan bijaksana.
Namun pada prakteknya dalam mengganti mesin tv dengan mesin tv buatan cina itu tidak selalu semudah yang dibayangkan, kalau untuk televisi model lama yaitu televisi model layar cembung atau layar flat biasa mungkin kendala yang dihadapi paling gambar kurang penuh keatas dan kebawah atau sebaliknya gambar terlalu tinggi dan masih bisa disesuaikan dengan masuk ke menu factory mode.
Tapi kalau sudah menghadapi televisi model slim dan ultra slim jangan dianggap enteng, sekalipun mesin yang dugunakan spesifikasinya sudah dianggap sesuai tapi pasti ada kendala yang harus dihadapi dalam prakteknya.
Kendala apa saja yang biasa terjadi ketika mengganti mesin tv dengan mesin tv buatan cina?
Menurut pengalaman saya sangat banyak kendala yang terkadang timbul ketika mengganti mesin tv diantaranya:
gambar kurang lebar kekiri dan kekanan disebabkan oleh bedanya amplifier horizontal dengan yoke defleksi bagian horizontal.
Solusi untuk masalah seperti itu adalah, merubah nilai kapasitor dibagian output horizontal, tapi perhatikan dulu apakah bagian atas dan bawahnya sudah pas? lihat logo gambar siaran televisi jangan-jangan walaupun gambar kuran lebar tapi logo siaran justru sudah terlalu lebar.
Kalau kendala hanya gambar yang kurang lebar dan untuk logo siaran sudah pas, maka langkah yang harus anda lakukan cukup mengganti kapasitor bagian output horizontal dengan ukuran yang lebih kecil.
Ukuran aslinya = 474 nano ganti dengan ukuran 390 nano kalau masih kurang lebar perkecil lagi misalnya dengan kapasitor 360 nano sampai batas minimal yaitu 220 nano, kalau dengan 220 nano masih kurang lebar, maka harus merubah ukuran kapasitor casis atau kapasitor dumper horizontal, kalau misalnya ukuran aslinya 9N1 ganti dengan 10 nano (103). agar tidak terjadi beban berlebih pada rangkaian horizontal output maka perlu dilakukan penyeimbangan beban antara casis dumper dengan output.
Caranya dengan menaikan ukuran kapasitor casis dan menurunkan ukuran kapasitor output secara bersamaan. Contohnya sebagai berikut:
Kapasitor output nilai awal 474 ganti dengan 390 nano.
Kapasitor casis atau dumper nilai awal 9n1 ganti dengan 10 nano.
Begitu seterusnya sampai menghasilkan gambar yang sempurna.
gambar kurang penuh ke atas dan ke bawah tidak bisa juga dianggap enteng kalau untuk layar model slim dan ultra slim, terkadang dengan melakukan seting dari menu factory mode saja tidak cukup untuk menjadikan gambar televisi menjadi sempurna, tetap diperlukan kreativitas kita sebagai teknisi untuk mengopreknya sehingga bisa menghasilkan gambar yang benar-benar pas.
Apabila anda mengalami kejadian seperti pada gambar diatas dan tidak mampu disesuaikan dengan melakukan seting dari menu factory mode, maka perhatikan langkah yang harus anda lakukan.
Ganti elko output vertikal dengan ukuran 2200 uf 25 volt, setelah itu ganti resistor output vertikal yang umumnya berukuran 1 ohm 2 watt dengan ukuran 0,82 oh 2 watt, kalau masih kuran silahkan kurangi lagi ukuranya dengan 0,68 ohm 2 watt sampai hasil yang didapat benar-benar sempurna.
Terkadang terjadi kendala gambar terlalu ke bawah atau terlalu keatas dan ketika kita seting menu V-POST nya malah menimbulkan garis-garis diatas atau dibawah layar, sebaiknya diakali dengan menambahkan resistor berukuran 560 ohm dari kaki bagian + elko 2200 uf 25 volt tadi ke ground kalau gambar kuran ke bawah, ke tegangan 24-27 volt vertikal kalau gambar kurang keatas.
Untuk mengganti mesin tv diatas 21" maka diperlukan mesin tv yang menggunakan rangkaian PIN CUSHION, kalau sudah dan hasilnya masih melengkung seperti pada gambar diatas maka diperlukan teknik khusus yaitu merubah rangkaian pin cushion tadi, caranya usahakan gambar menjadi lebih besar dulu dari aslinya dengan merubah nilai kapasitor casis atau dumper yang kalau aslinya 15 nano ganti dengan yang 18 nano, setelah itu kurangi nilai kapasitor horizontal output dari ukuran aslinya misalnya 474 nano menjadi 390 nano.
Setelah itu silahkan atur ulang posisi gambar hosrizontal dengan trimpot yang disediakan untuk mesin tv model 29" atau lewat factory mode biasanya untuk mesin tv model slim dan ultra slim.
Kalau kendala yang dihadapi gambar kurang lebar atas bawah dan kiri kanan intinya hanya kotak maka dipastikan kalau yoke deflektor terlalu besar nilai ohm nya disemua bagian yaitu vertikal dan horisontal.
Langkah yang harus anda lakukan adalah lihat cara yang digunakan untuk memperbaiki masalah seperti penjelasan diatas yaitu merubah semua bagian di horizontal dan vertikal sesuai dengan yang saya jelaskan pada kendala yang terjadi di atas tadi.
Kesimpulan dari artikel ini "kendala yang sering terjadi ketika mengganti mesin tv dengan mesin tv cina" adalah, tiada masalah yang tidak bisa diselesaikan, selama kita punya kesabaran untuk menyelesaikannya, dalam hal ilmu tiada manusia yang sempurna, diatas langit masih ada langit, semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita sebagai seorang teknisi elektronik, sebagai pemula kita harus banyak membaca sekalipun hanya teori karna teori itu sangat penting sebelum bertemu problem yang terkadang pasti kita hadapi di kemudian hari walaupun kita berada di penghujung kepunahan tv Tabung.
semuga Tuhan memberikan jalan kemudahan dari apa yang kita usahakan. 🙏🙏🙏
Wednesday, September 22, 2021
RAHASIA MELACAK KERUSAKAN IC VERTIKAL, selalu ingat dasar2nya ini......
(jika pakai ic semacam LA78040)
Baca2 problem vertikal satu garis atau lainnya......pd group ini.
Klo sy perhatikan....ternyata banyak kejadian pekerjaan yg telah dilakukan dg sia2.....
• Babat elko,
• Ganti diode pump-up,
• Ganti ic vertikal.....hasilnya tetap gak ada perubahan....
Buang2 waktu tenaga lepas pasang komponen....dan biaya spare part...
Sebenarnya kejadian spt diatas bisa dihindari :
• Elko2 jelas bisa di cek dgn ESR meter tanpa harus melepas pd kondisi pesawat tdk nyala........Apa gunanya punya esr-meter klo masih main babat.
• IC Vertikal bisa di cek pakai Ohm meter posisi 1x pd kondisi pesawat tdk dihidupkan. Probe avo dibolak-balik spt saat “cek dode”......Cek jarum nyimpang dibalik tdk nyimpang........Lakukan ini antara pin-(5 dan 4) . Dan antara pin-(5 dan 6). Cara ini dijamin keakuratan 95%.
• Diode pump-up bisa di cek pd kondisi pesawat nyala. Tegangan pin-6 harus sama dg teg pin-2 (selisih dikit kurang dari 1v boleh)......Klo selisih lebih dari 2v boleh dibilang Diode rusak.
• RUMUS.1 YG HARUS DIINGAT “teg pin-1 = teg pin-7”....Klo tdk sama lacak masalahnya dg cara mengukur komponen2 seperti resistor2 yang berhubungan dg pin-1 atau pin-7
• RUMUS.2....sirkit vertikal Single Vcc 24v. Normal tegangan Out pin-5 = ½ teg Vcc. Klo gak normal, kembali ke Rumus.1
• RUMUS.3.....sirkit vertikal Double Symetri Vcc +/-. Normal tegangan Out pin-5 adalah NOL (bisa lebih atau kurang dikit aja). Klo gak normal, kembali ke rumus.1
Subscribe to:
Posts (Atom)







