Friday, September 4, 2020

TV sanyo protek

 TV SANYO CG21EF2S led indikator kedip-kedip Beberapa waktu yang lalu dapet lagi garapan tv SANYO type CG21EF2S dengan chassis AC6A yang menggunakan IC single LA76931A DE,IC vertikal LA78040B,dan STR W6754 dengan keluhan awal katanya sih jika tv di ON kan led indikatornya berkedip-kedip,sepertinya sih memang kena protek hehehehe.....maklum tv lemparan dari temen,karena begitu saya garap kondisi tvnya dalam keadaan mati total,setelah penggantian STRnya barulah ada tanda-tanda kehidupan muncul hehehehe....... Okelah kalau begitu kita lanjutkan ulasannya,setelah tanda-tanda kehidupan muncul karena proses resoldering alias solder ulang secara keseluruhan dan penggantian STR,tv pun saya coba ON kan untuk mengetahui reaksi berikutnya,m@k Byaaaaak.......gambar muncul sebentar dan m@k Pet....gambar mati lagi di sertai dengan led indikatornya yang berkedip-kedip.Bila mendapat kasus seperti ini yang pertama saya lakukan adalah melumpuhkan terlebih dahulu pusat proteknya,pada chassis tv ini pusat proteknya terletak pada pin 23 dari IC singlenya,karena rapatnya jarak pin-pin dari IC single ini dan banyaknya R jenis SMD di area pin 23 saya pun membuka jalur yang agak lapang areanya yaitu dengan membuka titik solder di J224. Setelah membuka titik pusat proteksinya,tv pun saya coba lagi ON kan,dan alhamdulillah tv pun nyala dengan normal.Naaaah.....kesempatan inilah yang saya pergunakan untuk mengukur tegangan di semua output regulatornya,dan akhirnya saya dapati tegangan B+ yang tidak seharusnya,sementara tegangan output lainnya dalam kondisi normal semua.Tegangan B+ pada tv ini seharusnya 130V namun yang terdeteksi mencapai 135V,hmmmm...ada selisih 5V,kemudian saya tutup kembali titik solder di J224 dan di lanjutkan dengan misi pencarian biang meningkatnya tegangan B+,dan di dapati R685 = 15K nilainya meninggi menjadi 20K(dalam gambar di tandai dengan tanda panah merah). Setelah penggantian R685 tersebut tegangan pun bisa stabil di sekitar 130V,kemudian tv pun saya tes sebentar sambil mengamati kalau-kalau ada reaksi tambahan hehehehehe......! Dan setelah di tes sebentar tidak muncul reaksi tambahan akhirnya tv saya tutup kembali dan di atur posisinya di atas meja dan siap untuk menonton acara tv kesayangan dan akhirnya nompo bayaran. OKE rekan-rekan! SUKSES buat kalian SEMUA!***sumber dari AISY romadona***

Friday, August 14, 2020

Polytron 32 panel AUO layar blank...

 copas dari marsono

Polytron 32 panel AUO layar blank...

Hasil pengukuran :
Vin ke Tcon normal 12v
Vgl normal...
3.3v normal....
Vgh....zooonk ????
Avdd 12v sama dg teg Vin .......ini berarti sirkit Boost-up tdk kerja.........Sebab Avdd merupakan hasil step-up teg Vin....sehingga naik menjadi sekiar 15-17v.....

Ukur tegangan Vgh......kemudian baru nyalakan teve......
Ternyata Vgh sempat muncul sebentar.....
Ini artinya ic dc-dc power suply mati protek...karena ada beban yg setengah short......
Ukur dengan ohm meter titik Vgh.......tdk menemukan bagian yg dicurigai short atau setengah short.....

Pakai jurus metode suntik....
Sediakan Tcon cabutan yg masih bagus.....
Kasih tegangan Vin dari adaptor luar....sehingga semua tegangan2 Avdd, Hvdd, Vgh, Cgl, 3,3v kluar semua......

Kemudian....suntik secara bergantian.......satu persatu
Coba suntik Vgh.......tdk ada masalah....
Coba suntik Avdd.......tdk ada masalah.....
Coba suntik HAvdd.........Tcon suntik langsung mati protek semua tegangan hilang.......

Jelas penyebab protek karena jalur Avdd yg masalah.......
Cek satu persatu kapasitor smd pada jalur Avdd....tdh menemukan yg masalah......
Lacak jalur Avdd.....ternyata masuk ke flexy wire COF (untuk suply ic COF).......

Berarti gak ketulungan lagi,.........lemes badan rasanya....capek.....

Monday, February 24, 2020

PENYEBAB TRANSISTOR HORIZONTAL JEBOL TERUS


Salam sejahtera 

PENYEBAB TRANSISTOR HORIZONTAL JEBOL TERUS

Transistor horizontal jebol terus sering terjadi pada kerusakan televisi yang berjenis CRT / tabung. Transistor ini berfungsi sebagai penguat horizontal atau sering juga disebut transistor HOT / Horizontal Output Transistor. Transistor horizontal ini sering mengalami kerusakan karena memang arus dan fungsi yang dihandlenya termasuk arus besar yang mudah menyebabkan panas dan tentu saja lebih beresiko untuk mengalami kerusakan.
Tetapi jika pada saat kita memperbaiki televisi, setelah mengganti transistor horizontal dan transistor tersebut mati terus / jebol. Maka bisa dipastikan masih ada part tertentu yang menyebabkan kerja transistor menjadi overload. Dan berikut ini merupakan beberapa penyebab dari transistor horizontal jebol terus :
1. Kapasitor damper yang berubah kapasitansi
Kapasitor ini merupakan kapasitor yang biasanya terdapat di bagian horizontal dan memiliki nilai antara 6.8nF-10nF dengan tegangan kerja antara 1kV-2kV. Fungsi dari kapasitor ini adalah sebagai peredam spike / peredam / menyerap tegangan kejut yang besarnya bisa ribuan volt di antara kumparan primer flyback pada saat rangkaian horizontal bekerja.
Tegangan yang besarnya ribuan volt ini berasal dari induksi flyback yang pada saat bekerja diberikan pulsa on-off secara simultan pada kumparan primer flyback. Disinilah fungsi dari kapasitor damper tersebut, yaitu untuk meredam tegangan kejut yang besarnya hingga ribuan volt
                                                                    Kapasitor damper di bagian horizontal
Itulah sebabnya kenapa transistor bisa langsung rusak jika kapasitor damper mengalami kerusakan atau berubah kapasitas, karena seperti yang kita tahu semua jenis transistor memiliki tegangan kerja maksimal yang bisa dialiri oleh nilai tegangan tertentu. Dan tegangan ribuan volt yang melalui transistor ini jika tidak diserap oleh kapasitor damper maka akan langsung merusak transistor.

Kapasitor damper pada rangkaian tv (tanda panah)
Jika anda mendapati kerusakan seperti transistor jebol terus seperti ini, maka anda bisa coba memeriksa kondisi dari kapasitor damper ini. Begitupun juga dengan solderan nya. Bila solderan nya sudah terlihat kendor maka fungsi untuk meredam tegangan menjadi tidak optimal. O iya untuk skema tv yang saya gunakan di atas adalah skematik tv untuk Samsung 21″.
2. Flyback yang short pada kumparan primer dan sekunder
Flyback transformer memiliki resistansi yang kecil pada kumparan primernya sehingga menjadikannya tidak optimal jika dilakukan pengujian dengan Ohmmeter. Begitu juga dengan kumparan sekunder. Yang umum dan sering terjadi adalah kerusakan pada kumparan primer horizontal ( kolektor Tr HOT ) yang short.
Pada kerusakan tipe ini jika masih terjadi transistor jebol setelah dilakukan penggantian. Maka bisa diakali dengan menggunakan sebuah bohlam lampu yang dipasang seri antara kolektor Tr Horizontal dan input primer dari flyback. Bila pada gambar yang ditunjukkan, posisi lampu tepat di letak tulisan H-out. Pemasangan lampu dimaksudkan untuk menguji rangkaian horizontal apakah terjadi short di flyback / transistor.
Bila TV dinyalakan, pada kondisi rangkaian yang bagus maka lampu akan menyala dan bisa dilakukan pengukuran tegangan pada bagian screen. Tegangan yang seharusnya terukur adalah sekitar 100V, maksimal sekitar 150V. Sedangkan jika tegangan yang diukur >200V maka kemungkinan kapasitor damper yang rusak.
Mohon maaf jika ada kekurangan klu ada yang mau nambahin bisa ditambahkan masukanya dinkolom komen... 

Trimakasih semoga bermanfaat...

Susilo servis 

WA GROUP.
https://chat.whatsapp.com/CBWMjbKZ49kFudFhX3Nn2t

PENYEBAB TRANSISTOR HORIZONTAL JEBOL TERUS

Salam sejahtera

PENYEBAB TRANSISTOR HORIZONTAL JEBOL TERUS

Transistor horizontal jebol terus sering terjadi pada kerusakan televisi yang berjenis CRT / tabung. Transistor ini berfungsi sebagai penguat horizontal atau sering juga disebut transistor HOT / Horizontal Output Transistor. Transistor horizontal ini sering mengalami kerusakan karena memang arus dan fungsi yang dihandlenya termasuk arus besar yang mudah menyebabkan panas dan tentu saja lebih beresiko untuk mengalami kerusakan.
Tetapi jika pada saat kita memperbaiki televisi, setelah mengganti transistor horizontal dan transistor tersebut mati terus / jebol. Maka bisa dipastikan masih ada part tertentu yang menyebabkan kerja transistor menjadi overload. Dan berikut ini merupakan beberapa penyebab dari transistor horizontal jebol terus :
1. Kapasitor damper yang berubah kapasitansi
Kapasitor ini merupakan kapasitor yang biasanya terdapat di bagian horizontal dan memiliki nilai antara 6.8nF-10nF dengan tegangan kerja antara 1kV-2kV. Fungsi dari kapasitor ini adalah sebagai peredam spike / peredam / menyerap tegangan kejut yang besarnya bisa ribuan volt di antara kumparan primer flyback pada saat rangkaian horizontal bekerja.
Tegangan yang besarnya ribuan volt ini berasal dari induksi flyback yang pada saat bekerja diberikan pulsa on-off secara simultan pada kumparan primer flyback. Disinilah fungsi dari kapasitor damper tersebut, yaitu untuk meredam tegangan kejut yang besarnya hingga ribuan volt
                                                                    Kapasitor damper di bagian horizontal
Itulah sebabnya kenapa transistor bisa langsung rusak jika kapasitor damper mengalami kerusakan atau berubah kapasitas, karena seperti yang kita tahu semua jenis transistor memiliki tegangan kerja maksimal yang bisa dialiri oleh nilai tegangan tertentu. Dan tegangan ribuan volt yang melalui transistor ini jika tidak diserap oleh kapasitor damper maka akan langsung merusak transistor.

Kapasitor damper pada rangkaian tv (tanda panah)
Jika anda mendapati kerusakan seperti transistor jebol terus seperti ini, maka anda bisa coba memeriksa kondisi dari kapasitor damper ini. Begitupun juga dengan solderan nya. Bila solderan nya sudah terlihat kendor maka fungsi untuk meredam tegangan menjadi tidak optimal. O iya untuk skema tv yang saya gunakan di atas adalah skematik tv untuk Samsung 21″.
2. Flyback yang short pada kumparan primer dan sekunder
Flyback transformer memiliki resistansi yang kecil pada kumparan primernya sehingga menjadikannya tidak optimal jika dilakukan pengujian dengan Ohmmeter. Begitu juga dengan kumparan sekunder. Yang umum dan sering terjadi adalah kerusakan pada kumparan primer horizontal ( kolektor Tr HOT ) yang short.
Pada kerusakan tipe ini jika masih terjadi transistor jebol setelah dilakukan penggantian. Maka bisa diakali dengan menggunakan sebuah bohlam lampu yang dipasang seri antara kolektor Tr Horizontal dan input primer dari flyback. Bila pada gambar yang ditunjukkan, posisi lampu tepat di letak tulisan H-out. Pemasangan lampu dimaksudkan untuk menguji rangkaian horizontal apakah terjadi short di flyback / transistor.
Bila TV dinyalakan, pada kondisi rangkaian yang bagus maka lampu akan menyala dan bisa dilakukan pengukuran tegangan pada bagian screen. Tegangan yang seharusnya terukur adalah sekitar 100V, maksimal sekitar 150V. Sedangkan jika tegangan yang diukur >200V maka kemungkinan kapasitor damper yang rusak.
Mohon maaf jika ada kekurangan klu ada yang mau nambahin bisa ditambahkan masukanya dinkolom komen...

Trimakasih semoga bermanfaat...

Susilo servis

WA GROUP.
https://chat.whatsapp.com/CBWMjbKZ49kFudFhX3Nn2t

Saturday, August 10, 2019

Kerusakan tv polytron tabung dan cara penyelesaiaanya

Up neh :
Catatan lamaku,yg mau save/simpan monggo :
Trouble shooting TV Polytron slim IC HBT-01-05G :
1.PSU :
A. Ic 501/FET FQPF7N65C short/konslet tapi Transistor T508 A1015,T509 C1815 tidak short dan R526 33 ohm tidak putus solasi :
- cukup ganti Fet 7N65
B. Jika ic 501 7N65,T508 A1015,T509 C1815 short/konslet cek/ganti :
- ic 501/FET 7N65
- T508 A1015
- T509 C1815
- T507 C1815
- ic502/opto LTV817
- ic 504 KA431A
- R503,R542 100K 1%
C. R517 180 ohm terbakar cek/ganti :
- T505 A1023
- R517 180 ohm
- D512 5V6/konslet atau tidak
- ic 504 KA431A
- T705 C103
- T704 A102
D. Output drop/tv susah start cek/ganti :
- C505 47-100uf/50V
- C503 1000uf/16V
- ic 504 KA431A
- D510 IN4007
- D511 IN4007
2. Horisontal :
A. Transistor T801 MD2009DFX short/konslet cek/ganti :
- B+115V normal/over,jika over cek R503,R542 100K 1%,R543 18K 1%,ic 502 LTV817,ic 504 KIA431A
- jika normal cek capasitor resonan horisontal C812 15N/1600V,Flyback JF0501-38534/tv polytron slim 29 inch/JF0501-19577 tv polytron slim 21 inch
B. Blok EW :
- gambar melebar kesamping kanan kiri,cek/ganti D804 DMV1500 biasanya pin 2&3 short/konslet,T803 D313 short pin emittor,colector
- gambar melengkung kedalam,tidak bisa diadjust EW lewat sermode cek R813 2.2 ohm 1watt,C813 39N/630V/kadang pakai 183/630V,333/630V,Jika R813 putus cek T803,jika T803 short terus setelah diganti cek/ganti C801 300N/800V,C814 6.8uf/50V non polar turun kapasitas,L803 500uh putus
C. Tv start bunyi menderit dan TR T801 MD2009 short/konslet cek/ganti :
- C819 121/120 PF 2KV
- C811 102/1 N 500V
- R415 4K7
- R725 10K/SMD
- D316 8V2
- C340 340PF
D. Tv start tampil tanpa display cek/ganti :
- C819 121/120PF 2KV
- C811 102/500V
- C 340 340PF
- R415 4K7
- R725 10K
- D316 8V2
E. Gambar trapezium cek/ganti :
- yoke horisontal terbakar sebagian/ganti
F. Tv start tapi FBT tidak bekerja cek/ganti :
- L801 47uf/+8V pin 48
- T802 C2235
- R804 10 ohm
G. Elco C802 meletus cek/ganti :
- C801 300N/800V
- C817 82N/630V
3. Vertikal :
A. Ic vertikal ic 401 LA78141 pecah cek/ganti :
- trimpot RT501 103/10K jika pakai,atau cek R503,R542 100K 1%,R543 18K 1%,biasanya over tegangan B+ FBT
- elco C408 100uf/50V
- D414 33V/biasanya ikut short
- R416,R417 1 ohm biasanya ikut putus
- C801 300N/800V biasanya retak/jalur PCB hangus
B. Tv start tampak pelangi blur dan tidak ada OSD cek/ganti :
- R417 1 ohm mungkin putus sehingga tegangan -12V tidak ada
- ic 401 LA78141 error
- R414 2K2 naik hambatannya/pin 7 ic 401
- D509 5V6 short/konslet di T503 +5VA
- L704 10uH pin 9 ic HBT-01-05 putus
C. Gambar melebar menyempit cek/ganti :
- C303 100N pin 50/SAW filter
- D403 IN4002 pin 2 ke pin 6 ic 401
- elco C414,C415 470uf/25V
D. Garis2 pelangi diatas layar cek/ganti :
- C408 100uf/50V
E. Gambar melipat diatas/bawah cek/ganti :
- ic 401 LA78141
- R413 3k9,R412 2K2
F. Gambar melipat ditengah cek/ganti :
- yoke vertikal putus sebelah kawat emailnya
- atau gulung ulang yoke vertikal
G. Tv start blue back tapi ada garis2 hitam mendatar cek/ganti :
- C414,C415 470uf/25V
4. Video :
A. Tv start layar blank hitam,FBT kerja,heater nyala diremot mau standby  cek/ganti :
- cabut dulu T601 C2482/blok PCB RGB jika raster mau tampil,cek D315,D318,D319 IN4148
- R309 22K
- R316 470K
- R808 100K
- R810 10K
- C213 22uf/50V
- C314 100N
- C392 10uf/50V
- C315 100N
- C810 100N
- D802 IN4002
- D803 IN4148
- C606 102/2KV G2 socket tabung/screen
- R725 10K
B. Tv start redup contrast tidak fungsi meski sudah maximal cek/ganti :
- R808 100K
C. Gambar rolling cek/ganti :
- C312 0.47uf 50V pin 39 TV IN
D. Gambar blanking/garis2 buku cek/ganti :
- C608 2.2uf/250V
- C601 10uf/250V
- R634F 10 ohm/kemungkinan putus
- D604 HER 104  kemungkinan putus
- putar screen sedikit kekiri
5. RF :
A. Tidak dapat siaran meski sudah dilakukan auto search cek/ganti :
- Tuner
- R127 56K/+8V
- R102 680 ohm
- R101 1K5
- R721,R722 100 ohm SCL,SDA tuner
- D522 33V
- cek sermode 1207
B. Discan ada beberapa channel terlewat cek/ganti :
- C327 2.2uf/50V pin 26 IF-AGC
C. Cek juga antena,kabel,booster jika lagi calljob
6. Audio :
A. Suara pelan bisa cabut dulu tR mute T201 C1815
- C226 470uf/16V
B. Suara tidak ada baik AV/TV cek/ganti :
- ic Tone ic 203 R2S15900/TDA7442D
C. Suara tiba2 membesar mengecil sendiri sementara bar volume/tanda/OSD volume tidak bertambah cek/ganti :
- ic 203 R2S15900
D. Gambar ada suara tak ada cek/ganti :
- speaker
- ic 201 LA4402/TDA7266
7. Proteksi :
A. Penyebab protect
- C402 1uf/50V/turun kapasitas
- D401 IN4148/bocor saat dapat tegangan
- ic 401 LA78141 short/konslet
- pin protect ufama pin 67 pin protect/key panel tv terukur normal +4.8V
NB : jika ada yg kurang tambahin dikolom komentar...

Friday, September 21, 2018

Cara isi ic program tv cina

YUK BELAJAR PERBAIKI TV....???
Pada tahap ini saya akan kasih cara mudah mengisi data IC Memory TV. Pada kesempatan ini saya akan kasih tahu cara nyetting TV china yang memakai IC Toshiba type 8893...8873...8823
caranya adalah:
Jika IC memory hilang atau sudah dicabut oleh bengkel lain...tentu langkah membeli memory yang baru mungkin agak sulit, karena IC memory yang dijual dipasaran kebanyakan belum terisi data yang sama atau data yang sesuai dengan kebutuhan TV yang sedang diperbaiki. Maka cara yang mudah lakukan seperti berikut :
Perhatikan lobang kaki-kaki IC Memorinya, jika kaki IC memory no1 s/d kaki no4 terhubung ke jalur GND, anda bisa gunakan IC memory type 24C08 atau 24C16.
Isilah datanya dengan cara sbb: Siapkan Resistor 270 Ohm 1 Watt...solderkan satu kako resistor ke tegangan 24 Volt...lalu kaki R yang satulagi solder di kaki trafo kecil yg disebut trafo driver Horizontal bagian kaki VCC...bukan kaki trafo yg terhubung jalurnya ke Transistor...ingat...!!! hanya disolder ke kaki Trafo untuk VCC, ciri-cirinya pada kaki trafo kecil terdapat sebuah elco kira-kira antara 10uF s/d 47uF tergantung merek TV.
Setelah IC memory terpasang, dan Resistor sdah disolderkan selanjutnya nyalakan TV, akan tampak dilayar TV bluescreen...jika layar blum juga nyala, tekan tombol power di remote, atau tekan tombol CH+/CH- pada panel TV.
Selanjutanya adalah lakukan proses program manual agar TV bisa menerima siaran TV. Jika sulit menerima siaran TV, lakukan cara berikut: Gunakan remot lalu tekan volumenya hingga volume (0)...setelah itu tekan menu di remote pada saat muncul tampilan Menu di layar,tekan angka 6483 atau 6384 atau 5655 atau dengan cara tekan tombol volume (-) yg ada di TV lalu disusul dengan menekan tombol REVIEW di Remot...menekan tombol Vol (-) harus lama hingga disusul dengan menekan REVIEW di remot
Untu TV merek lain akan saya uraikan pada kesempatan lain...SELAMAT MENCOBA

Wednesday, November 22, 2017

MODIFIKASI RANGKAIAN AMPLIFIER


Kali ini cara modifikasi amplifier. Bagi yang suka otak-atik rangkaian amplifier berikut ada beberapa modifikasi rangkaian amplifier beserta tips dan triknya. Sebenarnya rangkaian amplifier gak usah di modif sudah bagus. Tapi jika ingin mencoba modifikasi silahkan dicoba. Resiko ditanggung sendiri.

Karena segala komponen yang tidak sesuai ukuran menyebabkan ketidakseimbangan tegangan dan perubahan impedansi input. Jika modifikasi hasilnya pas. Suara juga tambah bagus. Modifikasi ini berlaku untuk rangkaian power OCL, Blazer, gain clone, dan amp simetrik lainnya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah :

Power supply. Cara yang paling mudah untuk mendapatkan nilai watt yang besar adalah dengan memperbesar nilai tegangan power supply. Misalkan power amplifier blazer menggunakan supply 47v CT 47v. Ini akan menghasilkan 200W rms per pasang transistor final pada outputnya. Untuk catu daya 32v CT 32v (power OCL) jangan dipaksakan men-drive speaker 15″ jika suara bass dirasa kurang.

Gunakan minimal 2 rail transistor final (1 rail=1 pasang). Berfungsi juga untuk mengurangi panas dan meringankan kerja transistor.

Gunakan speaker bass sesuai karakter yang diinginkan. Misal 12″ lebih cocok untuk hentakan/kick drum dan treble. Sedangkain 15″ cenderung ke bas-mid dan gitar bass.

Untuk Power Blazer memang mempunyai gain yang sangat rendah. Beberapa teman berpendapat bahwa transistor sanken memiliki karakter bass yang sangat empuk, tetapi suara disitu-situ saja alias suaranya tidak bisa menempuh jarak jauh. Ini tidak benar membandingkan transistor berdasarkan kemasan atau mereknya.
Transistor-transistor besar rata-rata memiliki penguatan/gain yang lebih rendah, pantas saja suara bass-nya empuk, terkesan lemah. Untuk menaikkan gainnya kita perlu tambahan rangkaian. Pasang kit tambahan berupa rangkaian master mixer atau giga bass yang dipasang pada input blazer. Usahakan gunakan kit dengan catu daya simetrik +12v ct -12v, ini untuk menghindari signal transien yang berlebihan pada saat power dihidupkan. .

Modifikasi pada rangkaian. Tiap rangkaian power mempunyai 5 komponen kecil yaitu IC 0p-amp, resistor input, resistor gain, dan jaringan R-C. Resistor gain dibantu dengan R input berfungsi untuk menaikkan penguatan (gain). Penguatan yang berlebihan akan menimbulkan noise. Biasanya nilai R gain ini sebesar 15k untuk power blazer, 22k untuk gain clone, 33k untuk power OCL. Semakin kecil nilai R-gain akan semakin kecil penguatannya, tetapi semakin low noise. 

Rangkaian R-C berfungsi untuk resonansi bass. Nilai R-C ini berkisar 560 ohm & 47uF (OCL) sampai dengan 1k-100uF. Menariknya di sini, semakin besar nilai C (elko) nada bass-nya semakin empuk. Sebaliknya semakin kecil C nada bass semakin mid. nilai C ini maksimal adalah 47uF untuk gitar bass yang menggetarkan badan, untuk nada bass kendang dan drum yang menghentak di dada gunakan nilai C 10-22uF tidak lebih.

Kapasitor input untuk power OCL biasa, ganti C input 100nF dengan 22nF. Kapasitor kecil ini jangan khawatir kekurangan bass. Nilai 22nF sangat cocok jika tone control menggunakan transistor seperti PCB ronica sc-006 (tone control transistor).

Untuk tone control yang menggunakan IC, C input jangan diganti dengan nilai keci tapi justru dengan nilai yang lebih besar, misal 220nF. Untuk 4 kapasitor yang ada di kaki potensio bass biasa menggunakan 33nF seperti di PCB ronica, bukan 47nF(ini kurang nendang).

Untuk kesetabilan frekuensi (bass-mid-treble) pasang kapasitor tambahan sebesar 1nF di resistor 100k (input power) secara parallel, ini akan membatasi signal noise yang mengganggu. Dengan kapasitor ini menjamin rangkaian dan speaker bekerja dengan karakter bass. Jika power dalam keadaan on dan kita sentuh inputnya, yang terdengar harus nada bass yang powerful, bukan jeritan treble yang mematikan tweeter.